Ombudsman: Blok Tahanan Lapas Cibinong Tak Ada Pagar Kawat Duri

- Ombudsman menemukan keamanan Lapas Kelas IIA Cibinong rendah: jalur belakang terhubung ke permukiman tanpa pagar pembatas, sementara pagar blok tahanan lepas dan tanpa kawat berduri.
- Dalam sidak, Ombudsman juga menemukan mobil mewah serta botol minuman keras di area lapas, meski belum ada konfirmasi dari pihak Lapas Cibinong.
- Ombudsman mendapati vila mini berfasilitas TV besar, AC, alat kebugaran, gym yang dibangun, dan rencana minigolf; penghuni mengaku fasilitas tersebut berbayar.
Jakarta, IDN Times - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Syafrida Rachmawati Rasahan menemukan rendahnya tingkat keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor setelah menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada 23 September 2023.
Ombudsman juga menemukan sebuah jalur yang berada di belakang lapas terhubung langsung ke kawasan permukiman. Ironisnya tidak ada pagar yang membatasi kawasan itu.
"Terutama yang paling kami sorot adalah keamanan, Pak. Ini kendaraannya, ini, ini tidak punya pagar, ini jalan itu akses ke masyarakat. Dan ini tempat pembuangan sampah," kata Syafrida dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Ombudsman juga menemukan mobil mewah serta sejumlah botol minuman keras (miras) meskipun belum ada konfirmasi dari pihak Lapas.
Kemudian, Syafrida mengatakan, blok tahanan di Lapas Cibinong tidak menggunakan pagar kawat berduri seperti yang berlaku di lapas-lapas lain.
"Jadi, blok tahanannya tidak punya kawat berduri sebagaimana lapas yang ada atau rutan yang ada di tempat lain. Untuk di Cibinong ini tidak dipasang," kata dia.
"Jadi, pagarnya juga lepas. Jadi, ini yang kita khawatirkan kami paling menyorot ini," imbuh dia.
Diketahui, Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan mewah di dekat rumah dinas Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Rabu (23/9/2026). Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan, bangunan berbentuk vila mini tersebut memiliki fasilitas lengkap dan dihuni warga binaan. Di lokasi juga tengah dibangun fasilitas gym serta direncanakan pembangunan shelter untuk minigolf.
Selain itu, Ombudsman menemukan fasilitas mewah lain berupa televisi berukuran besar, pendingin ruangan, dan alat kebugaran. Bahkan, petugas menemukan botol minuman keras di salah satu pendingin ruangan. Syafrida menyebut warga binaan yang menempati fasilitas tersebut mengaku harus mengeluarkan sejumlah uang atau berbayar.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
















