Jakarta, IDN Times - Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung sejak Senin (26/10/2026) mencatat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memakai helm dan sabuk pengaman secara konsisten.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin mengatakan, banyak pengendara masih memakai helm dan sabuk pengaman hanya ketika melihat petugas di depan mata.
“Cara pandang itu keliru. Perlengkapan keselamatan bukan formalitas untuk lolos dari tilang, melainkan perlindungan utama ketika risiko benar-benar terjadi,” kata Aries dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2026).
Oleh karena itu, Aries menyebut Korlantas Polri kini mendorong kesadaran itu dari dua arah sekaligus. Edukasi preemtif menyasar pemahaman masyarakat, sementara kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan perangkat ETLE handheld menindak pelanggaran secara pasif tanpa harus menghentikan kendaraan.
