Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemerintah Tetapkan 13 Juli Jadi Hari Kepercayaan terhadap Tuhan YME
Kementerian Kebudayaan menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME) (dok. Kemenbud)
  • Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME berdasarkan Kepmen Nomor 135 Tahun 2026 yang ditandatangani Fadli Zon.
  • Penetapan ini bertujuan memperkuat nilai spiritual, toleransi, serta menghormati keberagaman dan persaudaraan antarumat berkeyakinan di Indonesia.
  • Tanggal 13 Juli dipilih karena bertepatan dengan sidang BPUPKI tahun 1945 yang membahas dasar konstitusi, namun belum menjadi hari libur nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Juli 1945

Sidang BPUPKI berlangsung dan membahas konstitusi Indonesia, yang kemudian menjadi dasar penetapan tanggal ini sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME.

30 Juni 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menandatangani Kepmen Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

7 Juli 2026

Fadli Zon menyampaikan keterangan resmi bahwa penetapan Hari Kepercayaan dimaksudkan untuk memperkuat nilai spiritual, toleransi, dan persatuan bangsa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026.
  • Who?
    Menteri Kebudayaan Fadli Zon menandatangani keputusan tersebut atas nama pemerintah untuk mengakui dan menghormati penghayat kepercayaan di Indonesia.
  • Where?
    Penetapan diumumkan di Jakarta oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
  • When?
    Keputusan ditandatangani pada 30 Juni 2026, dan peringatan akan dilaksanakan setiap tanggal 13 Juli mulai tahun yang sama.
  • Why?
    Penetapan dilakukan untuk memperkuat nilai spiritual, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman dan persaudaraan antarumat berkeyakinan di Indonesia.
  • How?
    Kementerian Kebudayaan menerbitkan keputusan resmi yang menjadikan tanggal historis sidang BPUPKI pada 13 Juli 1945 sebagai dasar penetapan hari nasional tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah bilang tanggal 13 Juli jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pak Menteri Fadli Zon yang tanda tangan suratnya. Hari itu dibuat supaya semua orang bisa saling menghormati dan rukun walau punya keyakinan beda. Sekarang orang boleh rayakan hari itu untuk ingat Tuhan dan jaga persaudaraan di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa menunjukkan langkah maju pemerintah dalam menghargai keberagaman spiritual masyarakat Indonesia. Melalui keputusan ini, nilai toleransi dan persaudaraan antarumat diperkuat, sementara akar historis bangsa turut dihormati dengan mengaitkannya pada momen penting dalam pembentukan konstitusi tahun 1945.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Kebudayaan menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME). Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Kebudayaan Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kepmen tersebut diteken Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, pada 30 Juni 2026. Penetapan tersebut dibuat sebagai bentuk pengakuan negara terhadap penghayat kepercayaan.

1. Harus saling toleransi

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Selain itu, pemerintah juga ingin memperkuat nilai-nilai spiritual, toleransi, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Fadli Zon mengatakan, penetapan tersebut juga sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman dan persaudaraan keyakinan di Indonesia.

‎"Peringatan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa diharapkan menjadi ruang refleksi atas nilai-nilai luhur spiritual bangsa yang diwariskan para leluhur, sekaligus memperkuat penghormatan terhadap keberagaman, persaudaraan, dan harmoni sosial dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Fadli Zon dalam keterangannya, dikutip Selasa (7/7/2026).

2. Setiap warga negara berhak menjalankan agama dan keyakinan masing-masing

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Fadli mengatakan, konstitusi Indonesia menjamin setiap warganya berhak dalam menjalankan agama dan keyakinan masing-masing. Oleh karena itu, kata Fadli, penetapan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa perlu dilakukan.

‎"Mempunyai dasar yang kuat juga di dalam konstitusi kita, bahwa setiap warga negara berhak menjalankan agama dan kepercayaannya sesuai apa yang menjadi keyakinan," kata dia.

3. Kenapa tanggal 13 Juli?

Kementerian Kebudayaan menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME) (dok. Kemenbud)

Fadli mengatakan, 13 Juli merupakan tanggal berlangsungnya sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945. Namun, tanggal tersebut belum ditetapkan sebagai hari libur nasional setiap tahunnya.

"Penetapan 13 Juli juga adalah salah satu penetapan yang historis karena ini dikaitkan dengan rapat besar tanggal 13 Juli 1945 ketika pembicaraan konstitusi kita," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article