Bertemu Beruang, 4 Pendaki Jepang Dievakuasi dengan Helikopter

- Empat pendaki Jepang dievakuasi dengan helikopter setelah terjebak di Gunung Tomuraushi akibat berpapasan dengan beruang cokelat besar, tanpa ada korban luka.
- Evakuasi dilakukan oleh Kepolisian Prefektur Hokkaido sekitar pukul 18.00 waktu setempat karena medan gunung yang terjal dan sulit dijangkau lewat jalur darat.
- Pemerintah Jepang menerapkan sistem peringatan beruang empat tingkat serta mewajibkan pendaki membawa alat pengusir dan memahami panduan keselamatan di alam terbuka.
Jakarta, IDN Times - Kepolisian Prefektur Hokkaido, Jepang, berhasil mengevakuasi empat pendaki yang terjebak di area pegunungan menggunakan helikopter pada Sabtu (4/7/2026). Seluruh pendaki selamat tanpa mengalami luka-luka.
Para pendaki terpaksa menghentikan perjalanan setelah berpapasan langsung dengan seekor beruang liar berukuran besar. Polisi segera mengirimkan bantuan helikopter setelah menerima laporan darurat dari para korban.
1. Kronologi pertemuan empat pendaki dengan beruang

Kejadian bermula saat seorang pendaki pria berusia 60-an tahun sedang berjalan turun dari puncak Gunung Tomuraushi yang setinggi 2.141 meter. Pada pukul 14.30 waktu setempat, ia melihat seekor beruang cokelat berjarak sekitar 50 meter di depannya. Beruang tersebut diperkirakan memiliki panjang tubuh sekitar 1,5 meter.
Tidak lama kemudian, tiga pendaki lain menyusul dan ikut terjebak di lokasi yang sama. Mereka akhirnya bertahan di area Mae-Tomura-Daira pada ketinggian sekitar 1.724 meter. Karena situasi dinilai berbahaya, seorang pendaki perempuan berusia 40-an tahun menghubungi nomor darurat pada pukul 16.00 waktu setempat.
2. Proses penyelamatan korban menggunakan helikopter kepolisian

Mendapat laporan tersebut, Kepolisian Prefektur Hokkaido segera mengirimkan helikopter penyelamat menuju lokasi para pendaki. Evakuasi lewat udara dipilih karena medan Gunung Tomuraushi sangat terjal dan sulit dijangkau dengan cepat melalui jalur darat.
Tim penyelamat berhasil membawa keempat korban ke dalam helikopter sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Seluruh pendaki dievakuasi dalam kondisi sehat setelah terjebak selama kurang lebih 3,5 jam di atas gunung.
"Empat pendaki berhasil diselamatkan menggunakan helikopter setelah terjebak selama 3,5 jam karena bertemu beruang cokelat," jelas pihak Kepolisian Shintoku, dilansir Japan Today.
3. Penerapan aturan keselamatan baru bagi para pendaki gunung

Peristiwa ini bertepatan dengan pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Rausu di Semenanjung Shiretoko, sebuah kawasan Warisan Dunia UNESCO. Jalur tersebut sempat ditutup sejak Agustus tahun lalu setelah adanya serangan beruang yang menewaskan seorang pendaki.
Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas satwa liar, Kementerian Lingkungan Hidup Jepang kini memberlakukan sistem peringatan beruang dalam empat tingkatan. Selain itu, para pendaki sekarang wajib membawa alat pengusir beruang dan memahami panduan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka.
"Mundurlah secara perlahan dan tanpa suara jika Anda bertemu dengan beruang," imbau Pemerintah Prefektur Hokkaido.





















