Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Relawan Kloter Pertama ke Flores
Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Pemuda Katolik)
  • Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores menggunakan KM Ilelabalekan untuk membantu masyarakat terdampak gempa.
  • Tim diperkuat 18 tenaga kesehatan dan akan terlibat dalam layanan kesehatan, dapur umum, distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum, serta pendampingan masyarakat.
  • Pemuda Katolik membentuk posko di sejumlah daerah dan berkolaborasi dengan RSJ Naimata Kupang, IPKJI Provinsi NTT, serta PAFI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, dukungan apa yang paling dibutuhkan warga Flores?
Vote Now
  • What?
    65 relawan Pemuda Katolik berangkat untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores.
  • Who?
    Relawan Pemuda Katolik, termasuk 18 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, dan tenaga farmasi.
  • Where?
    Tim berangkat dari Kupang menuju Ende, lalu dijadwalkan ke Nagekeo, Ngada, hingga Ruteng di Flores, NTT.
  • When?
    Keberangkatan disampaikan dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026).
  • Why?
    Untuk membantu masyarakat Flores yang terdampak gempa dan menghadapi kebutuhan pangan, obat-obatan, logistik, serta pelayanan.
  • How?
    Tim menggunakan KM Ilelabalekan dengan perjalanan sekitar 19 jam menuju Ende, lalu bergerak sesuai koordinasi dan kebutuhan di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, dukungan apa yang paling dibutuhkan warga Flores?
Vote Now

Ada 65 kakak relawan Pemuda Katolik pergi dari Kupang ke Flores naik kapal. Mereka mau membantu orang-orang yang terkena gempa. Ada perawat, bidan, dan tenaga farmasi juga. Setelah sampai di Ende, mereka dijadwalkan pergi ke Nagekeo, Ngada, dan Ruteng untuk membantu kesehatan, makanan, dan bantuan lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, dukungan apa yang paling dibutuhkan warga Flores?
Vote Now

Kolaborasi Pemuda Katolik dengan RSJ Naimata Kupang, IPKJI Provinsi NTT, dan PAFI memperkuat keterlibatan tenaga kesehatan dalam penanganan masyarakat terdampak. Kehadiran posko di sejumlah wilayah juga menjadi pusat koordinasi bagi kader untuk terlibat dalam distribusi bantuan, pelayanan, dan pendampingan masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, dukungan apa yang paling dibutuhkan warga Flores?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Tim berangkat menggunakan KM Ilelabalekan dengan waktu perjalanan sekitar 19 jam menuju Ende.

Setibanya di Ende, relawan dijadwalkan bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Ngada, hingga Ruteng, sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

Tim kemanusiaan Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT diperkuat 18 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, dan tenaga farmasi. Para relawan akan terlibat dalam pelayanan kesehatan, dapur umum, distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum, serta pendampingan masyarakat.

“Ketika saudara-saudara kita di Flores membutuhkan pertolongan, kita harus hadir dan bergerak bersama. Pemuda Katolik hadir untuk membersamai, melayani, dan membantu proses pemulihan masyarakat,” kata Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma dalam keterangan tertulisnya Minggu (23/8/2026).

1. Relawan akan membantu distribusi bantuan hingga kesehatan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT, Kamis (20/8/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Gusma menjelaskan bila keadaan di Flores sangatlah memprihatinkan pasca gempa bumi, mulai dari kebutuhan pangan, obat-obatan, logistik dan lainnya jadi dengan keberadaan relawan ini, Gusma berharap dapat lebih membantu masyarakat yang terdampak.

"Justru dengan keberadaan relawan ini, mereka siap bantu warga, entah itu mendistribusikan bantuan, ada juga yang tenaga kesehatan, itulah fungsi kami disana ya untuk melayani," ujar Gusma.

2. Keberangkatan relawan bentuk solidaritas

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming, mengunjungi SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). (Dok. Setwapres)

Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung mengatakan, keberangkatan relawan merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawa hati untuk hadir dan ikut merasakan apa yang sedang dialami masyarakat. Kami terpanggil untuk memberikan diri dan terlibat langsung dalam penanganan masyarakat,” ujar Yuvensius.

Menurut Yuvensius, keberangkatan relawan merupakan langkah lanjutan setelah Pemuda Katolik sebelumnya membentuk posko di Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi dan memastikan kader Pemuda Katolik terlibat secara konkret dalam penanganan bencana.

“Kami melihat masyarakat tidak hanya membutuhkan logistik, tetapi juga kehadiran orang-orang yang dapat membantu mendistribusikan bantuan, memasak di posko, dan memberikan pelayanan. Tenaga kesehatan di daerah terdampak juga merupakan bagian dari masyarakat yang terkena dampak, sehingga membutuhkan dukungan tambahan,” jelasnya.

Ia berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya kemanusiaan tersebut. Pemuda Katolik Komda NTT juga telah mengaktifkan Media Centre serta mempersiapkan keberangkatan relawan pada kloter berikutnya.

3. Pemuda Katolik gandek tenaga kesehatan

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming, mengunjungi SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). (Dok. Setwapres)

Dalam aksi kemanusiaan ini, Pemuda Katolik tidak bergerak sendiri. Tim relawan diperkuat melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Khusus Daerah Jiwa Naimata Kupang, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi NTT, dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).

“Kami berterima kasih kepada RSJ Naimata Kupang, IPKJI, dan PAFI. Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa dan akan terus kami kembangkan untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa Flores,” kata Yuvensius.

Direktur Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata, Novy Enggelin mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik yang membuka ruang kolaborasi dalam penanganan bencana.

“Kami melihat ini sebagai hal yang mulia dan menyambut baik kolaborasi ini. Koordinasi dan kerja sama seperti ini akan mempercepat proses penanganan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Pilih dukungan yang paling dibutuhkan di Flores

Menurutmu, dukungan apa yang paling dibutuhkan warga Flores?

See More
Layanan kesehatan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Logistik dan distribusi bantuan

Curated For You

Editorial Team

Related Article