Jakarta, IDN Times – Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Tim berangkat menggunakan KM Ilelabalekan dengan waktu perjalanan sekitar 19 jam menuju Ende.
Setibanya di Ende, relawan dijadwalkan bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Ngada, hingga Ruteng, sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.
Tim kemanusiaan Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT diperkuat 18 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, dan tenaga farmasi. Para relawan akan terlibat dalam pelayanan kesehatan, dapur umum, distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum, serta pendampingan masyarakat.
“Ketika saudara-saudara kita di Flores membutuhkan pertolongan, kita harus hadir dan bergerak bersama. Pemuda Katolik hadir untuk membersamai, melayani, dan membantu proses pemulihan masyarakat,” kata Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma dalam keterangan tertulisnya Minggu (23/8/2026).
