Jakarta, IDN Times - Geopark Run Series 2026/2027 resmi dimulai dari Banyuwangi. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ijen Geopark Run, Minggu (23/8/2026).
Ijen Geopark Run 2026 Berikan Pengalaman Berlari yang Menyenangkan

- Geopark Run Series 2026/2027 dimulai di Banyuwangi melalui Ijen Geopark Run, diikuti 839 pelari pada 23 Agustus 2026 dari Paltuding Ijen.
- Peserta berlaga di kategori 21K, 10K, dan 5K sambil menikmati rute pegunungan Ijen yang sejuk; sejumlah pelari juga menjadikan ajang ini bagian dari liburan keluarga.
- Pemkab Banyuwangi dan Kemenpar menempatkan acara ini sebagai sport tourism untuk mengenalkan Geopark Ijen, menggerakkan ekonomi, serta menjaga alam; seri berikutnya digelar di Sumatera Barat.
Dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Asisten Deputi Event Nasional Kemenpar Ni Komang Ayu Astiti dari Paltuding Ijen pukul 05.00 WIB, para peserta menyusuri pesona kawasan Geopark Ijen di sepanjang lintasan.
1. Terbagi dalam tiga kategori

Geopark Run Series 2026/2027 resmi dimulai dari Banyuwangi. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ijen Geopark Run, Minggu (23/8/2026). (Dok. Pemkab Banyuwangi) Event ini terbagi dalam tiga kategori, yakni 21K, 10K, dan 5K. Para pelari bergerak melintasi rute pegunungan dengan balutan udara sejuk dan lanskap alam yang memukau.
Ivana (24), peserta kategori 5K asal Banjarmasin, rela datang jauh-jauh memboyong keluarga besarnya demi menikmati keindahan trek hijau pegunungan Ijen sekaligus berlibur di Banyuwangi.
"Tujuan ikut acara ini untuk berlibur bersama keluarga. Selain berolahraga, kami ingin menikmati suasana karena sulit menemukan rute lari indah ini," ujarnya.
2. Berkompetisi sekaligus berlibur

Geopark Run Series 2026/2027 resmi dimulai dari Banyuwangi. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ijen Geopark Run, Minggu (23/8/2026). (Dok. Pemkab Banyuwangi) Pengalaman serupa dirasakan Sulung (26), pelari kategori 10K asal Probolinggo. Menurutnya, hawa dingin khas pegunungan yang meresap hingga ke tulang memberikan sensasi tersendiri.
"Apalagi setelah menjajal jalurnya, sangat menarik dan sungguh indah. Senang bisa ambil bagian dan kedepan akan ikut lagi," kata Sulung yang baru pertama kali mengikuti event lari di kawasan Ijen.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah memilih Banyuwangi sebagai titik awal penyelenggaraan Geopark Run Series.
"Terima kasih karena sudah memilih Kabupaten Banyuwangi, khususnya Ijenuntuk menjadi salah satu site dalam event ini. Dan ini adalah yang pertama kali," ujar Ipuk.
3. Hadirkan pengalaman tak terlupakan

Geopark Run Series 2026/2027 resmi dimulai dari Banyuwangi. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ijen Geopark Run, Minggu (23/8/2026). (Dok. Pemkab Banyuwangi) Menurutnya, penyelenggaraan Ijen Geopark Run sejalan dengan konsep sport tourism Banyuwangi, yakni menyehatkan manusia, menggerakkan ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian alam.
"Ijen Geopark Run ini menambah sederet event Banyuwangi attraction 2026 di kawasan Ijen. Seperti Ijen Green Trail Run hingga Banyuwangi Ijen Geopark Downhill yang akan diselenggarakan September mendatang," kata Ipuk.
Asisten Deputi Event Nasional Kemenpar Ni Komang Ayu Astiti menambahkan bahwa Geopark Run Series merupakan ajang sport tourism berskala nasional untuk mengenalkan keindahan Geopark Indonesia melalui olahraga.
Ia mengajak para runners menikmati keindahan Geopark Ijen, keramahan masyarakat, serta kuliner lokal selama berada di Banyuwangi, sekaligus mengajak keluarga dan sahabat kembali berwisata ke Ijen.
"Jangan lupa para runners mengupload konten-konten yang menarik dan disampaikan kepada sahabat, rekan, dan saudara-saudara. Kemudian ajak sahabat kalian datang lagi ke Ijen," ujarnya.
Setelah Banyuwangi, rangkaian Geopark Run Series 2026-2027 akan berlanjut ke Minang Geopark Run di Sumatera Barat, sebelum menyambangi kawasan geopark lainnya di Indonesia. (WEB)




















