Jakarta, IDN Times - Pengusaha Rudy Ong Chandra divonis 2 tahun dan 4 bulan penjara dalam kasus dugaan suap Izin Usaha Pertambangan terhadap mantan Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak. Sidang diikuti Rudy Ong secara virtual dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
"Dalam putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Samarinda menyatakan terdakwa terbukti melakukan suap kepada Awang Faroek selaku Gubernur Kaltim melalui Dayang Donna agar IUP atas beberapa perusahaan pertambangan dapat diperpanjang oleh Gubernur Kaltim," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Jumat (30/1/2026).
"Majelis Hakim kumudian menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 2 tahun 4 bulan, serta menjatuhkan pidana denda sebesar Rp100 juta subsider dua bulan," lanjutnya.
Diketahui, kasus ini awalnya menjerat tiga pihak. Mereka adalah Awang Faroek, Dayang Donna Walfiarties Tania selaku Ketua KADIN Kalimantan Timur yang juga anak Awang Faroek, serta Rudy Ong.
Namun, Awang Faroek belum sempat diadili di dunia. Sebab, Awang Faroek meninggal dunia pada 22 Desember 2024.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Penyuap Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Divonis 2 Tahun 4 Bulan Bui

Rudy Ong Chandra ditahan KPK (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak Tersangka Korupsi26 Sep 2024, 20:00 WIB
- KPK Periksa Yaqut, Gus Yahya: Silakan Diproses, Saya Tak Ikut Campur30 Jan 2026, 14:56 WIB
- KPK Telusuri Aktivitas Ridwan Kamil saat Jadi Gubernur Jabar29 Jan 2026, 20:52 WIB
Topics
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Poster Perempuan Tak Pakai Busana di Dinding Mal Gresik Hebohkan Warga31 Oct 2026, 19:54 WIB
Kualitas Tidur Hancur, Otak Ikut Tumbang: Kenali Pemicunya di Malam Hari31 Oct 2026, 19:30 WIB
Sempat Hilang 5 Hari, Dua Mahasiswa Ditemukan Tewas di Gunung Colorado31 Oct 2026, 19:27 WIB
Investor Bangun Mini Sirkuit dan Sekolah Balap di Mandalika31 Oct 2026, 19:27 WIB
Tolak Selidiki Gangguan Starlink di Ukraina, Pentagon Dikritik Senat AS31 Oct 2026, 19:25 WIB
Mahasiswa Bandung-Masyarakt 'Menggugat' Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran31 Oct 2026, 19:22 WIB
Boikot Raffi Ahmad Sudah Menggema di Berbagai Sektor31 Oct 2026, 19:21 WIB
Ombudsman Kritik Penggeledahan Pesantren Putri di Sukoharjo31 Oct 2026, 19:19 WIB
Setelah Husein Sastranegara, KDM Dorong Penerbangan ke Tasikmalaya31 Oct 2026, 19:18 WIB
Pabrik BYD Subang Digeruduk Ormas, Tuntut Lapangan Kerja Warga Lokal31 Oct 2026, 19:15 WIB
4 Penyebab Bodi Mobil Mudah Tergores dan Cara Mencegahnya31 Oct 2026, 19:09 WIB
Rusak Imbas Erupsi, Alat Pemantauan Anak Krakatau Kembali Berfungsi31 Oct 2026, 19:02 WIB
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Banjir dan Lahar Dingin di Sumbar31 Oct 2026, 18:35 WIB
Sulsel Siapkan Dua Paket Irigasi Perpipaan untuk Pertanian pada 202731 Oct 2026, 18:32 WIB
Pemdes di Banten Tanggung Cicilan Gerai KDMP Tembus Rp3 Miliar31 Oct 2026, 18:31 WIB
Daya Tarik Baru, Museum Desa Adat Sade Ditargetkan Rampung Desember31 Oct 2026, 18:30 WIB
Dua Investor Jajaki Pembangunan PLTSa di TPA Regional NTB31 Oct 2026, 18:29 WIB
Trans Sulsel Layani 1,6 Juta Penumpang, Pemprov Sulsel Usul Rute Baru31 Oct 2026, 18:27 WIB
Cegah Kriminalisasi Jurnalis, AJI Denpasar Serahkan MoU ke Polda Bali31 Oct 2026, 18:20 WIB
Bawa Koper Berisi 15 Kg Ganja, Pria asal Madina Ditangkap di Tapsel31 Oct 2026, 18:19 WIB