Jakarta, IDN Times - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memberikan catatan untuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk lebih serius lagi dalam menegakkan hukum pemilu.
Hal tersebut dijabarkan oleh Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil, dalam acara bertajuk "Catatan Awal Tahun Perludem" yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan (14/1/2024).
Menurut Fadli, Bawaslu dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam menghadapi pelanggaran-pelanggaran yang sudah terjadi sejauh ini. Di antaranya soal netralitas aparatur negara, penunjukkan pejabat kepala daerah, penyalahgunaan atau politisi bansos, dan lainnya.
"Ini sudah terang benderang informasinya, dapat dengan mudah kita bisa temukan. Tapi kita tidak menemukan langkah yang serius dari institusi penegak hukum pemilu terutama Bawaslu untuk memeriksa dan menyelesaikan ini," kata Fadli.