Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi. (Dok. PNM)
  • PNM melalui program TJSL PNM Peduli menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi untuk memperluas akses keterampilan dan peluang usaha.
  • Pelatihan mengajarkan pembuatan motif kain dari dedaunan dan bunga, dengan fokus pada produk kreatif bernilai jual yang mendukung tren fesyen berkelanjutan.
  • PNM berharap keterampilan ecoprint meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi peserta, serta mendorong lahirnya pengusaha disabilitas yang berdaya saing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PNM menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas untuk mengajarkan pembuatan motif kain dari dedaunan dan bunga sebagai keterampilan bernilai ekonomi.
  • Who?
    PT Permodalan Nasional Madani melalui program TJSL PNM Peduli melatih 50 penyandang disabilitas, dengan kehadiran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD, dan perangkat daerah.
  • Where?
    Pelatihan dilaksanakan di Kabupaten Bekasi. Lokasi kegiatan secara lebih rinci per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Waktu pelaksanaan pelatihan per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk memperluas akses pelatihan, membangun kepercayaan diri, serta membuka peluang usaha dan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.
  • How?
    Peserta dibekali teknik ecoprint pada kain menggunakan bahan alami, melalui kolaborasi PNM dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bekasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Di tengah upaya pemerintah mendorong terciptanya ekonomi yang lebih inklusif, penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar untuk memperoleh kesempatan kerja yang setara. Tidak sedikit yang memiliki kemampuan dan semangat berkarya, tapi terbentur minimnya akses terhadap pelatihan maupun peluang usaha yang dapat menjadi sumber penghidupan.

Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak mengambil peran untuk memperluas ruang pemberdayaan. Salah satunya dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi.

1. Pelatihan diikuti 50 penyandang disabilitas

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi. (Dok. PNM)

Program ini tidak sekadar mengajarkan teknik membuat motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga. Lebih dari itu, pelatihan dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru melalui produk kreatif yang memiliki nilai jual sekaligus mendukung tren fesyen berkelanjutan yang semakin berkembang di Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta sejumlah perangkat daerah lainnya. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan bersama agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan bahwa pemberdayaan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika masyarakat dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.

"Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

2. Pelatihan ecoprint juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi. (Dok. PNM)

Menurut Kindaris, pelatihan ecoprint juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta. Sebab, tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas sering kali bukan hanya keterbatasan akses terhadap pekerjaan, tetapi juga minimnya ruang untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya PNM dalam menghadirkan pemberdayaan yang menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Berbagai pelatihan keterampilan terus dikembangkan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

3. Pelatihan ini mendorong lahirnya pengusaha baru yang mandiri dan berdaya saing

Ilustrasi gedung PNM. (Dok. PNM)

Di tengah berkembangnya ekonomi kreatif yang semakin membutuhkan produk-produk bernilai tambah dan ramah lingkungan, keterampilan seperti ecoprint membuka peluang baru bagi para penyandang disabilitas untuk ikut mengambil peran. Dari selembar kain yang dihiasi motif alami, lahir harapan bahwa keterbatasan bukan lagi penghalang untuk berkarya.

Melalui semangat Disabilitas Berdaya, PNM berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya pengusaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih inklusif. (WEB)#PNMuntukUMKM#PNMPemberdayaanUMKM


Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article