Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Bongkar Sindikat Materai Palsu, Potensi Kerugian Negara Rp1 T
ilustrasi meterai tempel (IDN Times/Nisa Zarawaki)
  • Polda Metro Jaya dan DJP membongkar sindikat produksi serta peredaran materai palsu.
  • Petugas mengamankan lebih dari 3,4 juta keping materai ilegal, mesin produksi, dan bahan baku.
  • Enam belas orang menjadi tersangka setelah pengungkapan yang berawal dari informasi masyarakat dan laporan polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?
Vote Now
Juni dan Juli 2026

Pengungkapan dilakukan dalam kurun waktu ini. Jaringan sindikat diketahui beroperasi di Jakarta, Jawa Barat hingga Sumatera Utara.

Rabu (19/8/2026)

Bimo Wijayanto menyampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya bahwa aparat mengamankan lebih dari 3,4 juta keping meterai ilegal, satu mesin set produksi, dan tiga gulung bahan baku.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?
Vote Now
  • What?
    Sindikat produksi dan peredaran materai palsu dibongkar, dengan jutaan materai ilegal serta peralatan produksi diamankan.
  • Who?
    Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, DJP Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, Dekananto Eko Purwono, dan 16 tersangka terlibat dalam perkara ini.
  • Where?
    Pengungkapan disampaikan di Polda Metro Jaya. Jaringan diketahui beroperasi di Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera Utara.
  • When?
    Pengungkapan dilakukan dalam kurun waktu Juni dan Juli 2026. Konferensi pers berlangsung Rabu (19/8/2026).
  • Why?
    Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat serta sejumlah laporan polisi yang diterima Polda Metro Jaya.
  • How?
    Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dalam mengungkap jaringan tersebut dan menyita barang bukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?
Vote Now

Polisi dan orang pajak menemukan kelompok yang membuat dan menjual materai palsu. Mereka membawa lebih dari 3,4 juta materai ilegal, mesin, dan bahan baku. Ada 16 orang yang jadi tersangka. Kelompok itu bekerja di Jakarta, Jawa Barat, sampai Sumatera Utara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?
Vote Now

Kerja sama Polda Metro Jaya dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memungkinkan pengungkapan jaringan dilakukan dengan penyitaan materai ilegal, mesin, dan bahan baku. Informasi masyarakat serta laporan polisi juga menjadi bagian dari awal pengungkapan perkara yang melibatkan 16 tersangka ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membongkar sindikat produksi dan peredaran materai palsu.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lebih dari 3,4 juta keping materai ilegal serta peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi materai palsu.

Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, selain jutaan materai palsu, petugas turut menyita satu mesin set produksi dan tiga gulung bahan baku.

“Aparat berhasil mengamankan lebih dari 3,4 juta keping meterai ilegal, satu mesin set produksi, dan tiga gulung bahan baku yang masih bisa digunakan untuk memproduksi meterai dalam jumlah yang sangat besar,” kata Bimo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (19/8/2026).

1. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1 triliun

ilustrasi layanan laporan e-Meterai (IDN Times/Laili)

Bimo menjelaskan, bahan baku yang diamankan masih berpotensi digunakan untuk memproduksi hingga 33 juta keping materai palsu. Jika aktivitas sindikat tersebut tidak dihentikan, potensi penerimaan negara yang hilang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 triliun.

“Berdasarkan hasil investigasi bersama, bahan baku yang ditemukan diperkirakan masih bisa digunakan untuk menghasilkan lebih dari 33 juta keping meterai per gulungnya. Artinya, apabila kegiatan ini tidak dihentikan, maka potensi penerimaan negara yang hilang dapat mencapai sekitar Rp1 triliun,” ujar dia.

2. 4 juta materai palsu terjual Rp40 miliar

ilustrasi e-meterai (IDN Times/Aditya Pratama)

Bukan hanya memproduksi, jaringan tersebut juga diduga telah mengedarkan jutaan keping materai palsu. Bimo menyebut pihaknya memperoleh informasi sekitar empat juta keping materai telah terjual dengan nilai nominal mencapai Rp40 miliar.

“Kami juga memperoleh informasi bahwa sekitar 4 juta keping meterai telah terjual dengan nilai nominal sekitar Rp40 miliar. Adapun mesin yang diamankan diperkirakan memiliki kapasitas produksi sekitar 900.000 keping dalam waktu 10 hari,” tutur dia.

3. Polisi tangkap 16 tersangka

Ilustrasi borgol (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono mengatakan, pengungkapan sindikat tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

“Kami dari Polda Metro Jaya, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan telah berhasil mengungkap sindikat produksi dan penjualan materai palsu,” kata Dekananto.

Menurut Dekananto, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat serta sejumlah laporan polisi yang diterima Polda Metro Jaya.

“Pengungkapan ini tentunya berawal informasi dari masyarakat yang juga beberapa laporan polisi yang masuk ke Polda Metro Jaya,” ujar dia.

Pengungkapan dilakukan dalam kurun waktu Juni dan Juli 2026. Jaringan sindikat tersebut diketahui beroperasi di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Jawa Barat hingga Sumatra Utara.

Ke-16 tersangka masing-masing berinisial B, RC, M, TA, RTP, IA, F, H, RH, MIF, SNM, U, FF, NSA, P, dan MO. Mereka disebut memiliki peran berbeda dalam jaringan produksi dan penjualan materai palsu.

Polisi turut menyita berbagai barang bukti, termasuk peralatan produksi materai palsu. Sejumlah mesin yang diamankan antara lain mesin jahit dan mesin poly, selain jutaan keping materai ilegal serta bahan baku produksi.

Pilih fokus pengungkapan materai palsu

Mana yang paling kamu soroti dari pengungkapan ini?

See More
Penyitaan jutaan materai ilegal
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Penetapan 16 tersangka

Curated For You

Editorial Team

Related Article