Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Anggota DPR Ingatkan Nasib Jemaah Antrean

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Anggota DPR Ingatkan Nasib Jemaah Antrean
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. (Dok. DPR RI)
  • Biaya haji 2027 diusulkan sebesar Rp107,34 juta per jemaah, naik hampir Rp20 juta dari tahun sebelumnya.
  • Komisi VIII DPR membentuk Panja Haji 2027 untuk mendalami usulan biaya dan perubahan skema pembiayaan.
  • Usulan pembiayaan 2027 menempatkan Bipih sekitar 40 persen dan Nilai Manfaat sekitar 60 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju dengan usulan porsi Nilai Manfaat 60 persen?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar, Hetifah Sjaifudian, menilai kenaikan biaya penyelenggaraan haji harus dibedah secara rinci. Sebab, biaya haji 2027 menjadi sebesar Rp107,34 juta per jemaah, naik hampir Rp20 juta dari tahun sebelumnya.

"Kenaikan hampir Rp20 juta ini harus kami bedah satu per satu, mulai dari nilai tukar, penerbangan, akomodasi, transportasi, sampai layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Setiap rupiah kenaikan itu harus rasional dan benar-benar terasa manfaatnya bagi jemaah," kata Hetifah kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

  1. 1. Jemaah yang mengantre lama jangan dikorbankan

    Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian. (Dok. DPR RI)
    Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian. (Dok. DPR RI)

    Komisi VIII DPR telah membentuk Panja Haji 2027 untuk mendalami usulan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengenai usulan biaya haji 2027, termasuk rencana perubahan skema pembiayaan dari komposisi 62 persen biaya langsung jemaah dan 38 persen Nilai Manfaat pada 2026, menjadi 40 persen jemaah dan 60 persen Nilai Manfaat pada 2027.

    Hetifah mengingatkan, meringankan beban jemaah yang berangkat tahun ini tidak boleh mengorbankan jemaah yang masih menunggu antrean.

    "Kami ingin biaya yang dibayar jemaah makin terjangkau. Tapi jangan sampai keringanan untuk yang berangkat sekarang justru menggerus Nilai Manfaat dan mengancam keberlanjutan dana bagi jutaan calon jemaah yang masih menunggu," ujar politikus Golkar itu.

  2. 2. Panja Haji akan susun berbagai skenario soal biaya haji 2027

    Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
    Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. (Dok. DPR RI)

    Hetifah mendorong Panja Haji 2027 untuk dapat menguji berbagai skenario pembiayaan sekaligus mencari titik efisiensi pada komponen biaya terbesar.

    "Target kami bukan cari haji termurah, tapi biaya wajar, pelayanan makin baik, adil untuk yang masih menunggu, dan keuangan haji yang tetap sehat," tutur Hetifah.

  3. 3. BPIH 2027 diusulkan naik sebesar Rp107,34 juta

    20260707_185819(0).heic
    Rapat evaluasi penyelenggaraan haji 2026 di Komisi VIII DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol).

    Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 per masing-masing jemaah Rp107.340.172,02. Dari jumlah itu, komponan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) atau yang dibayarkan jemaah diusulkan menjadi sebesar Rp42.936.068,81 atau sekitar 40 persen. Sedangkan, nilai manfaatnya diusulkan sebesar Rp64.404.103,21 atau sebesar 60 persen. Dalam penetapan biaya haji 2027 ini, pemerintah menggunakan asumsi kurs dolar sebesar Rp 17.500 per satu dolar AS.

    "Bipih usulan kami Rp42.936.068,81 atau sebesar 40 persen, sementara nilai manfaat Rp64.404.103,21 atau sekitar 60 persen," kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

    Yusuf menyampaikan dinamika geopolitik global sangat memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji, yang berdampak langsung terhadap peningkatan harga minyak dunia, termasuk avtur, serta volatilitas nilai tukar mata uang. Dia mengatakan, gangguan terhadap jalur distribusi minyak, termasuk di Selat Hormuz, dapat menurunkan ketersediaan crude oil dan produk olahan sehingga meningkatkan harga jet fuel.

    Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian global dapat mendorong penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Menhaj mengungkap alasan pemerintah mengusulkan kenaikan biaya haji 2027 karena pihak maskapai meminta tambahan biaya avtur.

    "Kenaikan harga bahan bakar minyak disertai pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya penyediaan secara signifikan dalam rupiah," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More