Jakarta, IDN Times - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan mengagendakan pemanggilan ulang Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman lantaran pemeriksaan hari ini belum tuntas.
"Presiden PKS sudah dipanggil berkaitan dengan laporan Fahri Hamzah bersama kuasa hukumnya. Kami lakukan pemeriksaan, karena yang bersangkutan ada kegiatan, jadi pemeriksaan kita tutup," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Pemeriksaan Belum Tuntas, Polda Metro akan Panggil Ulang Presiden PKS

IDN Times/Vanny El Rahman
1. Merencanakan pemanggilan ulang
Default Image IDN
Lantaran Sohibul tidak sempat diperiksa secara insentif, pihak penyidik berencana untuk mengagendakan pemanggilan ulang.
"Nanti kita komunikasikan kapan yang penting. Nanti kita ada komunikasi dengan penyidik biar waktunya bisa cocok," sebut polisi berpangkat melati tiga itu.
2. Sohibul Iman tiba hanya untuk memenuhi panggilan
Default Image IDN
Argo menyampaikan kalau Sohibul Iman datang hanya untuk memenuhi panggilan penyidik. "Tadi pagi, sesuai dengan agenda, Presiden PKS sudah memenuhi panggilan penyidik," tambahnya.
3. Sohibul Iman dilaporkan karena dianggap menghina Fahri Hamzah
Default Image IDN
Sebelumnya, orang nomor satu di PKS itu dikabarkan menyebut Fahri Hamzah sebagai pembohong dan pembangkang. Tidak terima dituduh demikian, Fahri lantas melaporkan Sohibul ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pencemaran nama baik.
Curated For You
- Fahri Klaim Kader PKS Gelisah dengan Kepemimpinan Sohibul Iman09 Mar 2018, 08:35 WIB
- Dilaporkan Fahri Hamzah, Presiden PKS Sohibul Iman Dipanggil Polda Metro28 Mar 2018, 15:20 WIB
- Fahri Klaim Kader PKS Gelisah dengan Kepemimpinan Sohibul Iman09 Mar 2018, 08:35 WIB
- Dilaporkan Fahri Hamzah, Presiden PKS Sohibul Iman Dipanggil Polda Metro28 Mar 2018, 15:20 WIB
Editorial Team
EditorVanny El Rahman
Related Article
Penikaman di Times Square New York, Satu Korban Tewas dan Pelaku Ditembak Polisi02 Sep 2026, 02:15 WIB
Tiga Pelajar Tewas Terseret Arus di Perairan Kagoshima Jepang02 Sep 2026, 01:22 WIB
Novel Terasa Janggal? Bisa Jadi Ada Plot Hole02 Sep 2026, 01:00 WIB
Prabowo Terima Panglima TNI-Kapolri, Bahas Karhutla Sumatra dan Kalimantan02 Sep 2026, 00:34 WIB
Dinilai Lalai, Polisi Tetapkan Nahkoda KM Nurul Salsa Tersangka02 Sep 2026, 00:34 WIB
Prabowo Terima Menteri KKP, Bahas 100 Kampung Nelayan02 Sep 2026, 00:26 WIB
Enam Eks Legislator DPRD Sulsel Bersaksi soal Proyek Nanas Rp60 Miliar02 Sep 2026, 00:24 WIB
BNN Ungkap Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Natuna Utara02 Sep 2026, 00:12 WIB
Pramono Gratiskan Retribusi Pedagang Kramat Jati Selama 6 Bulan02 Sep 2026, 00:11 WIB
Ribuan Korban Banjir Nepal Hilang, Bantuan Asing Terus Berdatangan01 Sep 2026, 23:48 WIB
Sempat Ricuh, Aksi di Simpang Empat Gramedia Bertahan Selama 6 Jam 01 Sep 2026, 23:46 WIB
Trump Berencana Danai Media Sayap Kanan di Eropa Rp71 Miliar01 Sep 2026, 23:35 WIB
Pria Diduga Hendak Curi Kabel Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran01 Sep 2026, 23:33 WIB
Menhut Minta Tambahan Anggaran Kehutanan Rp4,68 T Atasi Karhutla01 Sep 2026, 23:32 WIB
Santri Keracunan di Sidoarjo Ngaku Sayur MBG Rasanya Kecut01 Sep 2026, 23:27 WIB
Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan UEA usai Bom di Pulau Larak01 Sep 2026, 23:23 WIB
Prabowo Bahas Pemberian Tanda Kehormatan Bareng Fadli Zon01 Sep 2026, 23:06 WIB
293 Santri Keracunan MBG Dirawat di 8 RS, 8 Orang Kondisinya Berat01 Sep 2026, 22:54 WIB
Jangan Salah Orang saat Membagi Tugas01 Sep 2026, 22:45 WIB
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Hunian Rakyat01 Sep 2026, 22:42 WIB