Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Grogol Depok
Ilustrasi korban (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Potongan kaki yang diduga milik korban K ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok, saat petugas membersihkan Sungai Limo.
  • Subdit Resmob dan Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi setelah petugas melaporkan penemuan tersebut.
  • Potongan tubuh dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memastikan apakah milik korban K.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Vote Now
24/7/2026

Karung isi mayat korban ditemukan di tanah kosong di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok.

Rabu (5/8/2026)

Saepul ditangkap di kawasan Panimbang, Pandeglang, Banten, pukul 04.15 WIB. Setelah ditangkap, Saepul diinterogasi polisi.

Rabu (19/8/2026)

Potongan kaki yang diduga milik korban K ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok.

Kamis (20/8/2026)

Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono menyampaikan keterangan tertulis mengenai penemuan potongan tubuh tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Vote Now
  • What?
    Potongan kaki yang diduga bagian tubuh korban K ditemukan dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diperiksa.
  • Who?
    Saepul (26), K (51), dua petugas SDA Limo, serta Subdit Resmob dan Unit Identifikasi Polda Metro Jaya terlibat dalam penanganan kasus.
  • Where?
    Potongan tubuh ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok, saat pembersihan di Sungai Limo.
  • When?
    Penemuan terjadi pada Rabu (19/8/2026). Breggy menyampaikan keterangan tertulis pada Kamis (20/8/2026).
  • Why?
    Saepul mengaku kepada polisi menghabisi korban karena kesal ditampar oleh korban.
  • How?
    Dua petugas SDA Limo menemukan potongan tubuh saat pembersihan, melapor ke polisi, lalu tim kepolisian mendatangi lokasi dan membawa temuan untuk didalami.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Vote Now

Potongan kaki K ditemukan dua petugas saat membersihkan Sungai Limo. Polisi lalu datang dan membawa potongan itu ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Mereka mau mengecek apakah itu benar milik K. Saepul sudah ditangkap polisi di Pandeglang. Polisi masih memastikan potongan tubuh itu milik K atau bukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Vote Now

Penemuan potongan kaki saat pembersihan Sungai Limo membuka pemeriksaan yang lebih terarah. Laporan petugas kepada polisi, kedatangan Unit Identifikasi, serta pemeriksaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati mencerminkan langkah untuk memastikan identitas potongan tubuh tersebut sebelum hasilnya dipastikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kaki korban mutilasi Saepul (26), K (51) akhirnya ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok pada Rabu (19/8/2026).

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan, potongan kaki korban ditemukan oleh dua orang petugas dari SDA Limo saat melakukan pembersihan di Sungai Limo.

“Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja,” kata Breggy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

Breggy menjelaskan, dari penemuan itu, petugas melapor kepada pihak kepolisian. Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi.

Potongan kaki tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk didalami apakah betul potongan tubuh korban K.

“Tujuannya untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu,” ujar dia.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah karung isi mayat korban ditemukan di tanah kosong di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok (24/7/2026).

Saepul ditangkap di kawasan Panimbang, Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) pukul 04.15 WIB. Dia ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kasubdit AKBP Resa Fiardi Marasabessy dan Kanit 1 Subdit Resmob Kompol Dimitri Mahendra.

Kepada polisi, Saepul mengaku tega menghabisi korban karena kesal ditampar oleh korban. Dalam rekaman video yang diterima, Saepul tengah diinterogasi polisi setelah ditangkap di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026).

Sampaikan pendapatmu soal pemeriksaan potongan tubuh

Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?

See More
Penting
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak penting

Curated For You

Editorial Team

Related Article