Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Grogol Depok

Polisi Temukan Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Grogol Depok
Ilustrasi korban (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Potongan kaki yang diduga milik korban K ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok, saat petugas membersihkan Sungai Limo.
  • Subdit Resmob dan Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi setelah petugas melaporkan penemuan tersebut.
  • Potongan tubuh dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memastikan apakah milik korban K.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pemeriksaan di RS Polri penting untuk memastikan identitas?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kaki korban mutilasi Saepul (26), K (51) akhirnya ditemukan di Kali Grorol, Limo, Depok pada Rabu (19/8/2026).

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan, potongan kaki korban ditemukan oleh dua orang petugas dari SDA Limo saat melakukan pembersihan di Sungai Limo.

“Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja,” kata Breggy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

Breggy menjelaskan, dari penemuan itu, petugas melapor kepada pihak kepolisian. Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi.

Potongan kaki tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk didalami apakah betul potongan tubuh korban K.

“Tujuannya untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu,” ujar dia.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah karung isi mayat korban ditemukan di tanah kosong di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok (24/7/2026).

Saepul ditangkap di kawasan Panimbang, Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) pukul 04.15 WIB. Dia ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kasubdit AKBP Resa Fiardi Marasabessy dan Kanit 1 Subdit Resmob Kompol Dimitri Mahendra.

Kepada polisi, Saepul mengaku tega menghabisi korban karena kesal ditampar oleh korban. Dalam rekaman video yang diterima, Saepul tengah diinterogasi polisi setelah ditangkap di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026).

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More