Jakarta, IDN Times - Polri mengklarifikasi pidato yang diduga tidak netral dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal estafet kepemimpinan nasional yang berkelanjutan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan maksud Listyo adalah estafet kepemimpinan dari Presiden pertama Soekarno hingga kini Joko “Jokowi” Widodo.
Pernyataan itu diucapkan Listyo saat menghadiri perayaan dan ibadah Natal Mabes Polri Tahun 2023 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan.
"Yang dimaksudkan adalah keberlanjutan dari sejak Presiden pertama Ir. Soekarno sampai Presiden ketujuh Ir. Joko Widodo untuk mewujudkan pembangunan di Indonesia yang selalu berkelanjutan dari satu pemimpin ke pemimpin lain,” kata dia, dikutip Sabtu (13/1/2024).