Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Bakal Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang
Presiden Prabowo Subianto memberi arahan kepada menteri, kepala badan, wakil menteri hingga pejabat eselon I di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan bus listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang pada 9 April 2026.
  • Pemerintah menegaskan pentingnya transisi dari penggunaan BBM ke energi listrik serta mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik berbasis listrik.
  • Pabrik baru tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 3.000 unit bus listrik, namun belum dipastikan apakah sudah ada pesanan yang masuk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 April 2026

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan pentingnya transformasi dari penggunaan BBM ke energi listrik di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

9 April 2026

Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang. Prasetyo menjelaskan pabrik tersebut mampu memproduksi hingga 3 ribu unit bus listrik dan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik berbasis listrik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan bus listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang sebagai bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta pihak PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk terlibat dalam kegiatan peresmian tersebut.
  • Where?
    Kegiatan peresmian berlangsung di fasilitas perakitan kendaraan listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.
  • When?
    Peresmian dilakukan pada Rabu, 9 April 2026, dengan keterangan tambahan disampaikan sehari sebelumnya oleh Mensesneg di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
  • Why?
    Pemerintah mendorong transformasi dari penggunaan bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan dan memperkuat industri transportasi berbasis listrik dalam negeri.
  • How?
    Pabrik bus listrik ini memiliki kapasitas produksi sekitar 3.000 unit per tahun; hingga kini belum ada kepastian mengenai kontrak atau pesanan yang telah diterima.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini Pak Prabowo datang ke Magelang buat buka pabrik bus listrik baru. Pabrik itu punya PT VKTR dan bisa bikin tiga ribu bus. Ada juga Pak Prasetyo yang bilang kita harus mulai pakai listrik, bukan bensin lagi. Katanya biar lebih hemat dan bagus buat bumi. Sekarang pabriknya sudah siap jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peresmian pabrik bus listrik di Magelang menunjukkan langkah nyata Indonesia menuju transformasi energi yang lebih bersih dan efisien. Dengan kapasitas produksi hingga 3.000 unit, fasilitas ini menandakan kesiapan industri dalam negeri untuk mendukung transportasi publik berbasis listrik, sejalan dengan dorongan pemerintah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto hari ini (9/4/2026), diagendakan meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, hari ini (9/4/2026), di Magelang. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan Indonesia harus mulai berubah dari budaya transportasi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) ke listrik.

"Ini adalah salah satu langkah strategis bahwa industri dalam negeri sudah ke arah yang benar. Kita memang harus mulai bertransformasi budaya dari mengonsumsi bahan baku berbasis fosil menuju ke energi baru terbarukan, salah satunya adalah listrik," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/

1. Pemerintah dorong penggunaan transportasi publik

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo juga mendorong masyarakat untuk mau menggunakan transportasi publik. Sehingga, penggunaan energi bisa lebih irit.

"Satu sisi harus ada substitusinya, kalau kita mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, harus lari ke public transportation. Alhamdulillah kalau sudah ada yang berbasis listrik," ucap dia.

2. Mampu memproduksi 3 ribu unit

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan, pabrik tersebut bisa memproduksi 3 ribu unit. Menurutnya, kapasitas tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.

"Kapasitas produksinya cukup besar, kalau saya tidak salah di kemampuan 3 ribu unit," kata dia.

3. Apakah sudah ada pesanan?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Meski demikian, Prasetyo mengaku belum mengetahui apakah pabrik bus listrik itu sudah ada pesanan atau tidak. Sebab, belum melihat secara langsung kontraknya.

"Nanti secara bisnis kita lihat apakah memang sudah ada kontrak-kontraknya," imbuhnya.

Editorial Team