Presiden Prabowo: Semangat Sumpah Pemuda Antar Indonesia Bertahan

- Presiden Prabowo menegaskan semangat Sumpah Pemuda menjadi kekuatan utama Indonesia bertahan menghadapi krisis global dan gejolak konflik dunia.
- Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran dinilai berhasil menavigasi bangsa melewati situasi berbahaya dengan kinerja efektif serta fokus pada efisiensi dan antikorupsi.
- Dalam taklimat kabinet, Presiden mengajak seluruh pejabat memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pemerintahan berjalan cepat, terpadu, dan bebas dari ego sektoral.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia menyebut dalam satu setengah tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka sudah meraih beragam prestasi.
Pencapaian beragam prestasi tersebut ditegaskan Presiden Prabowo dalam taklimatnya kepada jajaran kabinet di Lapangan Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026) sore.
Semua pejabat, meliputi menteri dan wakil menteri, kepala dan wakil kepala badan, hingga para pejabat eselon satu dan direktur utama BUMN dikumpulkan dalam agenda taklimat ini. Termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Wamenpora Taufik Hidayat, serta Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro.
1. Sumpah pemuda antar Indonesia hadapi krisis global

Presiden Prabowo menilai Pemerintah Indonesia saat ini mampu bertahan di tengah keadaan dunia yang penuh dengan konflik dengan semangat Sumpah Pemuda. Peperangan di berbagai wilayah sudah mengakibatkan goncangan terhadap stabilitas dunia.
"Alhamdulillah Pemerintah kita, di mana saudara-saudara adalah bagian dari Pemerintah yang saya pimpin dalam 1,5 tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," ujar Prabowo dalam keterangannya.
2. Prabowo sudah coba navigasi bangsa melewati hal berbahaya

Presiden Prabowo menyampaikan, Pemerintah Indonesia saat ini telah menavigasi bangsa melalui hal-hal yang berbahaya. Pemerintah sudah menunjukkan kinerja yang efektif, andal, serta menjalankan tugas bernegara dengan baik.
Menurut Presiden, krisis energi yang tengah terjadi saat ini bukanlah sebuah kesulitan, hambatan, melainkan sebuah peluang dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki Indonesia, khususnya dalam hal pengembangan sumber-sumber energi baru.
“Membuat kita harus bekerja terbaik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi. Sekarang kita harus menghimpun semua kekuatan kita,” kata Prabowo.
3. Ajakan memperkuat kerja sama

Salah satu tujuan agenda pertemuan ini adalah penyampaian arahan-arahan terkait kebijakan-kebijakan nasional. Dalam hal ini, Presiden meminta semua pihak di pemerintahan untuk saling bekerja sama dan menyingkirkan ego sektoral.
“Kita semua mengarah pada pemerintahan yang bekerja dengan cepat, dengan integralistik, dengan lancar, tidak dengan saling mempertahankan pemikiran-pemikiran sektoral,” kata Presiden Prabowo.


















