Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menjawab klarifikasi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perihal polemik pidatonya terkait batas kekuasaan. Prabowo menyampaikan terima kasih atas kritik dan koreksi yang disampaikan.
"Dan Anda tahu, kalau saya kan ini gak pakai teks ya, saya bicara dari hati saya. Pidato beliau sistematis dan pidato beliau tegas. Memang kemarin itu ada kalangan yang menilai pidato Pak AHY beberapa hari yang lalu katanya adalah kritik tajam," ujar Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.
"Tapi saudara-saudara memang bangsa yang besar yang sudah memilih jalan demokrasi harus berterima kasih atas kritik dan koreksi," sambung Prabowo.
Presiden mengapresiasi klarifikasi AHY yang menegaskan Partai Demokrat akan selalu bersama dengan pemerintahannya dan ingin memajukan ekonomi rakyat.
"Tapi yang jelas beliau tegas menyampaikan itikad beliau dan itikad Partai Demokrat, yaitu bersama-sama kita bekerja untuk rakyat. Saya sangat senang dengan tema yang dipilih Partai Demokrat: Memajukan Ekonomi Rakyat, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi Tetap Hidup. Inilah yang kita harus diperjuangkan dan inilah tanggung jawab kita semua," ucap Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Partai Demokrat yang telah mendukungnya pada Pemilu 2019 dan 2024.
"Saudara-saudara sekalian, jadi saya terima kasih atas dukungan Partai Demokrat sejak 2019, 2024 sampai Presiden SBY pun turun ke lapangan, turun bersama-sama berkampanye, karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," kata dia.
Pada pidato sebelumnya di acara yang sama, AHY menyampaikan klarifikasi soal pernyataannya yang diduga sebagai sinyal maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Menanggapi tafsir soal sinyal maju Pilpres 2029, AHY menegaskan posisi Demokrat saat ini tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.
"Empat hari yang lalu, Bapak Presiden, sebagai bagian dari refleksi dan kontemplasi di hari ulang tahun partai, saya menyampaikan pidato politik. Maksudnya sederhana. Kami ingin menyemangati kader. Kami ingin meneguhkan kembali nilai-nilai dan jati diri perjuangan Demokrat, serta memastikan seluruh kader memahami tanggung jawab kita hari ini sebagai bagian dari pemerintahan," kata AHY.
Dia mengatakan isi pidatonya harus diklarifikasi karena dikhawatirkan akan menimbulkan salah tafsir. "Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut karena saya khawatir ada yang salah tafsir," ujarnya
AHY juga membantah pidatonya sebagai sinyal Demokrat mulai ancang-ancang menghadapi Pilpres 2029. Dia mengatakan posisi partainya adalah ingin membuat pemerintahan Prabowo berhasil dan tak ada hal lain selain hal tersebut.
"Posisi Demokrat jelas. Posisi Demokrat jelas. Kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini," ujar AHY.
