Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor DEN, Jakarta, Rabu (24/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
Prabowo sempat memanggil Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dan Anggota DEN Chatib Basri ke Istana Negara, di tengah mencuatnya isu pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Luhut melaporkan secara langsung sejumlah hasil kajian pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan DEN di 800 titik. Luhut mengatakan survei tersebut dilakukan secara profesional dan hasilnya telah disampaikan kepada Presiden.
"Kami dipanggil oleh Presiden. Saya kira penjelasan pertama adalah hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan," kata Luhut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Luhut juga melaporkan perkembangan government technology (GovTech) yang menurutnya telah mencapai tingkat keterhubungan data sekitar 80 persen.
Menurutnya, sejak 1 Juni 2026, data dari delapan kementerian dan lembaga telah terintegrasi dalam satu sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Data tersebut saat ini mulai diproses dan dibersihkan menggunakan teknologi AI.
Menurut Luhut, GovTech akan menjadi salah satu pilar penting pemerintahan Presiden Prabowo karena memungkinkan data dari berbagai instansi terkumpul dalam satu sistem yang terhubung dengan National Single Window di Kementerian Keuangan.
"Jadi pemerintahan Presiden Prabowo ini nanti GovTech ini akan menjadi satu bagian yang paling penting. Karena apa? Karena semua data nanti akan terkumpul dengan baik dan kita tidak ada yang bisa lari dari situ," tuturnya.