Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Terima Menlu Singapura Hari Ini, Bahas Karhutla?
Presiden Prabowo Subianto membuka pidatonya dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan pada 28 Oktober 2026.

  • Indonesia dan Singapura membahas kabut asap lintas batas akibat karhutla serta tanggung jawab bersama melindungi masyarakat.

  • Singapura menyetujui pembentukan Satgas bersama untuk memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (27/10/2026)

Vivian Balakrishnan bertemu Arrmanatha Nasir di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Keduanya membahas kabut asap lintas batas dan usulan pembentukan Satgas bersama.

Rabu (28/10/2026)

Presiden Prabowo Subianto diagendakan menerima Vivian Balakrishnan. Lokasi pertemuan masih belum diketahui.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.
  • Who?
    Prabowo Subianto, Vivian Balakrishnan, Teddy Indra Wijaya, dan Arrmanatha Nasir.
  • Where?
    Lokasi pertemuan Prabowo dan Vivian masih belum diketahui, sedangkan pertemuan Vivian dan Arrmanatha berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.
  • When?
    Pertemuan Prabowo dan Vivian diagendakan pada 28/10/2026. Vivian dan Arrmanatha bertemu pada Selasa (27/10/2026).
  • Why?
    Agenda pertemuan Prabowo dan Vivian belum disampaikan. Pertemuan sebelumnya membahas kabut asap lintas batas akibat karhutla.
  • How?
    Vivian datang ke Indonesia sejak kemarin pagi dan meminta waktu bertemu Prabowo. Ia akan diterima sebentar pada sore hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Presiden Prabowo mau bertemu Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian. Sebelumnya, Vivian bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia untuk membicarakan kabut asap dari kebakaran hutan. Singapura ingin membantu Indonesia. Kedua negara juga setuju membuat tim bersama. Tempat pertemuan Prabowo dan Vivian masih belum diketahui.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan Indonesia dan Singapura membuka ruang koordinasi untuk menangani kabut asap lintas batas. Kesediaan Singapura membentuk Satgas bersama dapat memperkuat tindakan dan pertukaran informasi, sementara apresiasi terhadap petugas Indonesia menunjukkan perhatian terhadap upaya penanganan karhutla yang berlangsung dalam kondisi sulit dan berbahaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden Prabowo Subianto hari ini (28/10/2026), diagendakan menerima Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura), Vivian Balakrishnan. Meski demikian, belum disebutkan lokasi pertemuan itu apakah di Istana Kepresidenan atau di kediaman pribadi Presiden Prabowo.

"Sejak kemarin pagi mendadak Menlu Singapura datang ke Indonesia dan mohon waktu sekali bertemu Pak Presiden, nanti sore akan diterima sebentar, tapi tanya Pak Menlu saja pastinya yaa” ujar Teddy dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

1. Menlu Singapura dan RI juga sudah bertemu

Menlu Singapura Vivian Balakrishnan saat bertemu Menlu RI di Kemenlu RI, Jakarta, Selasa (27/10/2026). (IDN Times/)

Pada Selasa (27/10/2026), Menlu Singapura juga melakukan pertemuan dengan Menlu RI, Arrmanatha Nasir di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Pada pertemuan itu, Vivian menegaskan, fenomena El Nino merupakan fenomena alam, tetapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukanlah fenomena alam. Ia menyebut kebakaran tersebut disebabkan aktivitas manusia, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat Indonesia dan Singapura.

“El Nino adalah sebuah fenomena yang semula jadi. Tetapi kebakaran hutan dan lahan disebabkan aktivitas manusia. Jadi, kita ada tanggung jawab untuk menyelamatkan keselamatan semua warga negara di Indonesia maupun Singapura,” ujar Vivian dalam bahasa Melayu saat memberikan keterangan usai bertemu Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

2. Singapura berdiri untuk bisa membantu masalah asap karhutla

Menlu Singapura Vivian Balakrishnan saat bertemu Menlu RI di Kemenlu RI, Jakarta, Selasa (27/10/2026). (IDN Times/)

Vivian mengatakan, Singapura berdiri dalam solidaritas bersama Indonesia untuk mengatasi persoalan kabut asap lintas batas. Menurut dia, masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di Kalimantan dan Sumatra, merupakan pihak yang paling terdampak persoalan tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan karhutla. Vivian turut memberikan penghormatan kepada ribuan petugas tanggap darurat, dan pemadam kebakaran Indonesia yang bekerja dalam kondisi sulit dan berbahaya selama beberapa pekan terakhir.

Vivian menegaskan, pemerintah Singapura akan mengambil tindakan terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kabut asap, termasuk perusahaan yang terdaftar di Singapura. Ia mengatakan, negaranya siap menggunakan seluruh kewenangan hukum dan regulasi yang dimiliki, serta mempertimbangkan langkah ekonomi untuk mencegah pelanggaran serupa terulang.

"Kami siap menggunakan berbagai langkah hukum, regulasi, dan ekonomi yang lebih luas untuk mencegah pelanggaran oleh perusahaan pada masa mendatang,” kata dia.

3. Singapura setuju bentuk Satgas bersama

Menlu Singapura Vivian Balakrishnan (kiri) dan Menlu Arrmanatha Nasir (kanan) dalam pertemuan bilateral RI-Singapura. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam pertemuan tersebut, Vivian juga menyatakan Singapura menyetujui usulan Arrmanatha untuk membentuk satuan tugas (Satgas) bersama. Satgas ini diharapkan memperkuat koordinasi tindakan dan pertukaran informasi antara kedua negara dalam menangani perusahaan yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan.

Vivian menegaskan, Indonesia dan Singapura perlu bekerja sama untuk menghadapi persoalan tersebut. Ia juga menyebut masa depan kedua negara saling terkait sehingga kemakmuran, stabilitas, dan perdamaian Indonesia turut menjadi kepentingan Singapura.

Curated For You

Editorial Team

Related Article