Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP, Puan: Bangun RI Tak Bisa Sendiri
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) mengepalkan tangan usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026) (ANTARA FOTO/Fauzan)
  • Puan Maharani merespons apresiasi Presiden Prabowo kepada PDIP dengan menegaskan pembangunan bangsa dan negara tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
  • Puan menyatakan perbedaan politik tidak boleh menghalangi kerja sama pemerintah dan DPR selama berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
  • Prabowo mengapresiasi dukungan PDIP terhadap kebijakan pemerintah saat pidato RAPBN 2027, serta menyebut kerja sama pemerintah dan DPR berjalan sinergis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Prabowo bilang terima kasih kepada PDIP karena membantu kebijakan pemerintah. Puan Maharani bilang membangun Indonesia tidak bisa sendirian. Walau ada beda pilihan politik, pemerintah dan DPR harus tetap kompak untuk rakyat. Puan juga bilang PDIP akan mendukung kebijakan yang baik untuk rakyat, bangsa, dan negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespons ucapan terima kasih Presiden Prabowo Subianto kepada PDIP, atas dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Puan menegaskan pembangunan bangsa dan negara tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Ya alhamdulillah terima kasih bahwa dalam membangun bangsa dan negara kami meyakini bahwa tidak bisa sendiri-sendiri," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Puan mengatakan, perbedaan sikap politik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi pemerintah dan DPR untuk bekerja bersama, ketika kepentingan bangsa dan negara menjadi tujuan utama.

"Jadi, seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun perbedaan yang ada, namun selama itu adalah untuk bangsa dan negara, ya tentu saja kita harus bisa kompak gitu, bersama-sama," ujarnya.

Puan juga menanggapi soal pernyataan Prabowo yang menyinggung ideologi Marhaenisme. Istilah ini lekat dengan gagasan politik Sukarno yang kemudian menjadi salah satu landasan ideologis PDIP.

Puan mengatakan PDIP pada prinsipnya akan mendukung kebijakan pemerintah selama kebijakan tersebut ditujukan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

"Pastinya kan selama itu adalah untuk kepentingan rakyat, Pak Prabowo kan menyampaikan bahwa kita sama. Bahwa ya semuanya itu adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara," tutur dia.

"Dan kami selama itu adalah kebijakan-kebijakan pemerintah untuk bangsa dan negara, tentu saja PDI Perjuangan akan bahu-membahu, bergotong-royong untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah," sambung Puan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada PDIP dalam pidatonya saat menyampaikan Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan kerja sama antara pemerintah dan DPR saat ini berjalan secara sinergis. Dia kemudian memberikan apresiasi khusus kepada PDIP yang turut mendukung kebijakan pemerintah.

"Saya terima kasih dan terima kasih khusus sekali lagi untuk PDIP. Sebenarnya ini bukan Prabowonomic, ini Marhaen. Sulit PDIP tidak mendukung ini," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat menyinggung pentingnya dukungan politik dalam menjalankan berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat.

"Sekarang sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR," kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article