Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Larang Jajaran Balai Kota DKI Poligami seperti JPO Rasuna Said
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai meninjau JPO di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang ASN di Balai Kota berpoligami, disampaikan saat membahas dua JPO Rasuna Said yang viral karena berdekatan tetapi tak tersambung.
  • Pemprov DKI memutuskan membongkar JPO lama di Rasuna Said karena dinilai tidak ramah bagi lansia dan penyandang difabel.
  • Dua JPO tersebut terpisah karena dibangun pada waktu dan fungsi berbeda: JPO umum milik DKI serta JPO integrasi LRT Jabodebek menuju Halte TransJakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
4 Agustus 2026

Dinas Bina Marga DKI menjelaskan dua JPO di Jalan H.R. Rasuna Said dibangun pada waktu dan fungsi berbeda. JPO integrasi LRT Jabodebek menghubungkan stasiun LRT dengan Halte TransJakarta.

9 Agustus 2026

Pramono Anung memutuskan membongkar JPO lama yang dinilai tidak ramah bagi lansia dan penyandang difabel. Ia juga melarang ASN Balai Kota DKI berpoligami.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang ASN di Balai Kota berpoligami saat membahas rencana pembongkaran satu dari dua JPO berdekatan di Jalan H.R. Rasuna Said.
  • Who?
    Pramono Anung, seluruh ASN Balai Kota Jakarta, Pemprov DKI Jakarta, Dinas Bina Marga DKI, serta LRT Jabodebek terlibat dalam pernyataan dan pembangunan dua JPO tersebut.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. JPO yang dibahas berada di Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.
  • When?
    Pramono menyampaikan larangan itu pada Minggu, 9 Agustus 2026, saat peluncuran Call Center 1500813 Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
  • Why?
    Satu JPO eksisting akan dibongkar karena dinilai tidak ramah bagi lansia dan penyandang difabel. Kedua JPO tidak tersambung karena dibangun pada waktu dan untuk fungsi berbeda.
  • How?
    Pemprov DKI memutuskan membongkar JPO lama. JPO eksisting digunakan untuk penyeberangan umum, sedangkan JPO integrasi LRT Jabodebek menghubungkan stasiun LRT dengan Halte TransJakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pramono Anung bilang pegawai Balai Kota Jakarta tidak boleh punya lebih dari satu istri. Ia berkata begitu saat membahas dua jembatan penyeberangan di Rasuna Said yang dekat tapi tidak nyambung. Satu jembatan lama akan dibongkar karena susah dipakai lansia dan orang difabel. Jembatan satunya dibuat untuk LRT dan TransJakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keputusan membongkar JPO lama menunjukkan perhatian Pemprov DKI terhadap akses yang lebih layak bagi lansia dan penyandang difabel, setelah kondisi lapangan dinilai langsung. Di saat yang sama, keberadaan JPO integrasi LRT Jabodebek dan TransJakarta tetap mencerminkan upaya menyediakan keterhubungan antarmoda bagi pengguna transportasi umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka-bukaan melarang jajaran Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota untuk tidak poligami.

Hal itu dia sampaikan saat membahas jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang viral disebut ‘love and hate’ karena keduanya berdekatan tapi tidak tersambung.

Awalnya, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI bakal membongkar salah satu JPO di lokasi tersebut, yakni JPO eksisting yang dinilai tidak ramah untuk penyandang difabel.

“Jadi ini bukan tentang love and hate yang tidak tersambungkan. Menurut saya ini tentang love and love dua-duanya difungsikan, tetapi setelah saya lihat di lapangan, tadi saya sudah memutuskan yang satu akan kita bongkar yang lama,” ujar Pramono di panggung peluncuran layanan Call Center 1500813 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu (9/8/2026).

Meskipun kedua JPO itu disambungkan kata Pramono, bakal ada perbedaan ketinggian antara keduanya sehingga tetap tidak ramah untuk lansia dan difabel.

“Jadi love and love, love-nya satu saja bapak ibu saudara-saudara sekalian. Termasuk di Balai Kota ketika saya menyampaikan kepada seluruh ASN Balai Kota gak boleh poligami, love-nya satu saja. Yang berani melanggar poligami berhadapan sama saya,” kata dia disambut sorak hadirin di acara tersebut.

Keberadaan dua JPO yang berdekatan di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan itu menuai sorotan publik. Sebab, meski dibangun berdampingan, kedua struktur jembatan tersebut tidak saling terhubung.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengungkapkan kedua JPO tersebut berada di lokasi yang berdekatan namun terpisah karena dibangun pada waktu dan fungsi yang berbeda.

JPO pertama merupakan struktur eksisting milik Pemprov DKI Jakarta yang telah lebih dahulu berdiri untuk penyeberangan umum.

"Sementara itu, JPO kedua merupakan JPO integrasi yang dibangun oleh pihak LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas integrasi antarmoda yang menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek dengan Halte TransJakarta," ucapnya saat dikonfirmasi IDN Times, Selasa (4/8/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article