Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Minta Pagar Tinggi Mal Dicopot: Berlebihan Tak Baik
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau pengelolaan sampah di TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026). (Dok. DLH DKI)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal Jakarta mencerminkan kekhawatiran berlebihan.
  • Pramono menyatakan akan meminta pengelola pusat perbelanjaan mencopot kembali pagar-pagar tinggi yang telah dipasang.
  • Kekhawatiran tersebut dikaitkan dengan kerusuhan pada Agustus tahun lalu, namun Pramono optimistis peristiwa serupa tidak akan terulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai pemasangan pagar-pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan Jakarta merupakan bentuk kekhawatiran yang berlebihan.

"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati, mungkin bagian dari kekhawatiran," ucap di kawasan Blok M Festival, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Pramono memastikan pihaknya nanti akan meminta pengelola agar melepas kembali pagar-pagar tinggi yang sudah terpasang.

"Tetapi nanti pada saatnya, pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali. Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," kata Pramono

Saat ditanya kekhawatiran yang dimaksud, Pramono mengaitkannya dengan peristiwa kerusuhan yang terjadi pada Agustus tahun lalu. Meski demikian, ia optimistis kondisi tersebut tidak akan terulang.

"Ya, kekhawatiran seperti bulan Agustus tahun lalu (kerusuhan), tapi mudah-mudahan enggak. Saya yakin enggak. Saya yakin enggak," ucapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article