Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Wajibkan Gedung 4 Lantai Berbagi Akses CCTV ke Pemprov-Polda
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadir dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Dhemas)
  • Gubernur Jakarta Pramono Anung mewajibkan gedung empat lantai atau lebih membagikan akses CCTV ke Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya untuk memperkuat sistem pengawasan kota.
  • Kebijakan ini menjadi bagian dari program RISE 20 yang menargetkan Jakarta masuk jajaran 20 kota global terbaik melalui penerapan teknologi seperti AI, robotik, dan Intelligent Traffic Control System.
  • Integrasi ribuan CCTV diharapkan meningkatkan keamanan publik, mengurangi vandalisme serta pencurian fasilitas umum, sekaligus mendukung efisiensi pengelolaan kota berbasis teknologi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Pramono bilang semua gedung tinggi di Jakarta harus kasih akses kamera ke pemerintah dan polisi. Kamera itu buat lihat jalan, biar nggak macet dan aman dari orang nakal yang suka nyuri atau coret-coret. Sekarang banyak kamera dipasang, jadi kota bisa dijaga lebih baik. Jakarta mau jadi kota pintar dan keren di dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mewajibkan gedung empat lantai berbagi akses CCTV mencerminkan langkah nyata menuju sistem kota cerdas yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan teknologi seperti AI dan ITCS, pengawasan publik menjadi lebih efisien, membantu menekan vandalisme serta meningkatkan keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari visi global Jakarta melalui program RISE 20.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan gedung dengan ketinggian empat lantai atau lebih untuk membagikan akses kamera pengawas (CCTV) kepada pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem kota cerdas atau smart city yang tengah dikembangkan Jakarta dalam upaya mewujudkan target masuk jajaran 20 kota global terbaik dunia melalui program RISE 20.

Pramono mengatakan, Jakarta saat ini telah menerapkan sistem Intelligent Traffic Control System (ITCS) untuk mengatur lalu lintas dan mendukung pengelolaan kota berbasis teknologi.

Menurut dia, penggunaan artificial intelligence (AI), robotik, dan CCTV sudah mulai memberikan dampak signifikan meski jumlah perangkat yang tersedia masih terus ditingkatkan.

"Berikutnya, Saudara-saudara sekalian, apa yang sudah diterapkan dengan ambisi Jakarta untuk menjadi top global 20 yang disebut dengan RISE 20? Jakarta di lapangan sekarang ini sudah menerapkan apa yang disebut dengan Intelligent Traffic Control System untuk mengatur transportasinya," ujar Pramono saat membuka acara hari kedua Indonesia Summit 2026 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, teknologi tersebut memungkinkan pemerintah mendeteksi berbagai persoalan secara lebih cepat, mulai dari titik kemacetan hingga kerusakan fasilitas umum.

"Sebenarnya sudah ada beberapa artificial intelligence ataupun robotik ataupun CCTV yang ada, walaupun belum sepenuhnya cukup. Tetapi sudah sangat membantu. Kita sudah akan tahu bahwa daerah mana yang kemudian mengalami kemacetan, kita juga akan tahu dengan cepat sekarang ini JPO mana yang dicorat-coret ataupun dicuri dan sebagainya," kata dia.

Pramono kemudian mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah menerbitkan aturan baru terkait integrasi CCTV milik swasta dengan sistem pengawasan pemerintah.

"Bahkan sekarang ini kami sudah mengeluarkan aturan, semua gedung 4 tingkat wajib untuk sharing CCTV-nya dengan Jakarta, Pemerintah DKI Jakarta, dan juga dengan Polda Metro Jaya," ujar Pramono.

Pramono menuturkan, kebijakan tersebut akan membuat jumlah kamera pengawas yang terhubung dengan sistem Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya meningkat secara signifikan. Total ada puluhan ribu CCTV yang terkoneksi.

Menurut dia, keberadaan jaringan CCTV yang luas tidak hanya berguna untuk mengawasi lalu lintas, tetapi juga menjaga fasilitas umum dari aksi vandalisme maupun pencurian.

Ia mencontohkan kondisi lampu di kawasan Simpang Susun Semanggi yang sebelumnya sering hilang akibat dicuri. Kini, kata dia, pengawasan berbasis teknologi membuat kejadian serupa dapat ditekan.

"Termasuk kalau saudara-saudara lihat, di Semanggi yang dulu sederhana aja, lampunya itu, begitu dipasang, nggak lebih dari seminggu pasti udah mati lagi. Karena lampunya dicuri. Sekarang karena begitu kuatnya artificial intelligence yang dimiliki oleh Jakarta juga, CCTV-nya," ujar dia.

Pramono mengatakan, berbagai pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari strategi besar Jakarta untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Menurut dia, program RISE 20 akan menjadi fondasi bagi Jakarta untuk menjadi salah satu kota terbaik di dunia.

"Maka dengan demikian, program RISE 20 ini menjadi pijakan untuk kita suatu hari menjadi kota top 20 di dunia," kata Pramono.

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh program dijalankan secara konsisten.

IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Editorial Team

Related Article