Pimpinan MPR ke Istana Beri Undangan Sidang Tahunan untuk Prabowo

- Pimpinan MPR RI, dipimpin Ahmad Muzani, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada 3 Juli 2026 untuk menyerahkan undangan Sidang Tahunan MPR kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Sidang Tahunan MPR RI direncanakan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026. Muzani menyebut pertemuan di Istana hanya melibatkan pimpinan MPR dan Presiden Prabowo.
- MPR juga akan mengundang seluruh mantan presiden dan wakil presiden RI serta ketua umum partai politik dalam Sidang Tahunan MPR 2026.
Jakarta, IDN Times - Pimpinan MPR RI mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/7/2026). Mereka yang tampak hadir adalah Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta Wakil Ketua MPR RI, mulai dari Eddy Soeparno, Hidayat Nur Wahid, Bambang Pacul, Rusdi Kirana, hingga Lestari Moerdijat.
Ahmad Muzani mengatakan, kedatangan pimpinan MPR RI ke Istana untuk memberikan undangan Sidang Tahunan MPR RI secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Hari ini pimpinan MPR akan bertemu dengan Bapak Presiden sebagai bagian dari silaturahmi kebangsaan yang kita lakukan dengan beberapa lembaga negara dan hari ini kedatangan kami akan mengundang Presiden dalam Sidang tahunan MPR yang rencananya akan digelar pada hari Jumat tanggal 14 Agustus," ujar Ahmad Muzani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
1. Pertemuan di istana hari ini khusus pimpinan MPR RI dengan presiden

Ahmad Muzani mengatakan, pertemuan hari ini di Istana Kepresidenan khusus pimpinan MPR RI dan Presiden Prabowo saja dan tidak ada pihak lain yang hadir.
"Khusus MPR saja," kata dia.
2. Apa yang beda dari sidang MPR dengan tahun sebelumnya?

Saat ditanya apakah akan ada yang beda dari Sidang MPR dengan tahun sebelumnya, Ahmad Muzani masih enggan menjelaskan.
"Lihat saja nanti," kata dia.
3. Presiden dan wakil presiden terdahulu akan diundang

Lebih lanjut, Ahmad Muzani mengatakan, Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu juga akan diundang dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026.
"Semua Presiden dan Wakil Presiden terdahulu kami undang, termasuk ketua umum partai politik kami undang," ucap dia.

















