Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kini tengah menjadi sorotan, usai dirinya melapor penolakan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Raja Juli mengaku mendapat amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby saat mereka bertemu.
Sebelum menjadi Menhut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) itu sempat diisukan bakal menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Raja Juli juga dua hari setelah pemungutan suara pada 14 Februari 2024, sempat dipanggil Presiden Joko "Jokowi" Widodo ke Istana. Presiden Jokowi sendiri mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Saat Pilpres 2024, Raja Juli juga dipercaya menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran. Sementara, dalam Kabinet Indonesia Maju, Raja Juli juga menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN.
Tak heran jika kini ia dipercaya sebagai Menteri Kehutanan di Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto. Berikut profil Raja Juli Antoni.
