Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketua DPP PSI, Bestari Barus. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • PSI menyebut sekitar 7.000 kader dari Banten, Jawa Barat, Bekasi, dan DKI Jakarta hadir di PN Jakarta Timur untuk mendukung Jokowi.
  • Jokowi dan Kaesang sempat menyapa pendukung saat jeda sidang, tetapi kembali masuk karena kerumunan sangat ramai dan persidangan akan dilanjutkan.
  • Sidang kedelapan dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu menghadirkan Jokowi sebagai saksi, dengan pengamanan 6.770 personel gabungan TNI-Polri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
5/11/2026

Sekitar 7.000 kader PSI hadir di PN Jakarta Timur untuk mengawal Jokowi yang bersaksi dalam sidang polemik ijazah. Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan persidangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sekitar 7.000 kader PSI hadir mengawal Joko Widodo saat sidang dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
  • Who?
    Joko Widodo hadir sebagai saksi, didampingi Kaesang Pangarep. Kader PSI, Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma, serta 6.770 personel gabungan TNI-Polri juga berada dalam rangkaian persidangan.
  • Where?
    Persidangan dan pengawalan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta Timur.
  • When?
    Kamis, 5 November 2026, pada sidang kedelapan perkara tersebut.
  • Why?
    Kader PSI datang untuk memberikan dukungan kepada Jokowi. Jokowi dan Kaesang keluar saat jeda sidang untuk menyapa masyarakat yang hadir atas inisiatif sendiri.
  • How?
    Jokowi kembali masuk karena lokasi ramai dan sidang akan dimulai lagi. Pengamanan melibatkan 1.200 personel TNI, 5.570 personel Polri, dua water cannon, dan mobil penerangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sekitar 7.000 orang dari PSI datang ke Pengadilan Jakarta Timur untuk mendukung Pak Jokowi. Pak Jokowi datang menjadi saksi soal tuduhan ijazah palsu. Ia dan Kaesang sempat menyapa orang-orang. Tempatnya sangat ramai, jadi mereka masuk lagi karena sidang mau mulai. Polisi dan tentara juga menjaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kehadiran ribuan kader PSI dari sejumlah wilayah menunjukkan adanya dukungan terorganisasi bagi Jokowi saat ia menjalani agenda persidangan. Sikap Jokowi yang meluangkan waktu menyapa warga pada jeda sidang juga mencerminkan perhatian terhadap mereka yang datang atas inisiatif sendiri. Di tengah keramaian, kesiapan personel gabungan dan sarana imbauan ketertiban mendukung berlangsungnya persidangan dengan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut sekitar 7.000 kadernya hadir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur untuk memberikan dukungan kepada Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo, Kamis (5/11/2026).

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengatakan, ribuan kader tersebut datang dari berbagai daerah. Mereka hadir untuk mengawal Jokowi yang menjalani persidangan terkait polemik ijazah.

"Sekitar 7 ribuan lah," ujar Bestari saat ditemui di sekitar PN Jakarta Timur.

Dia mengatakan, kader PSI yang hadir berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat, Bekasi, dan DKI Jakarta.

Bestari juga menjelaskan alasan Jokowi bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep, sempat keluar untuk menyapa masyarakat yang hadir di lokasi persidangan.

Menurut dia, Jokowi mengetahui banyak masyarakat datang atas inisiatif sendiri untuk memberikan dukungan. Karena itu, saat jeda persidangan, Jokowi menyempatkan diri menyapa mereka.

"Jadi, itu diketahui oleh Pak Jokowi waktu beliau masuk, sedemikian banyak, di dalam nanya itu siapa saja. Kita sebutkan ada dari Banten, ada dari Jawa Barat, Bekasi ya, dan DKI. Ya, dalam rehat tadi beliau mencoba keluar sebentar ya untuk menyapa. Saya kira cuman itu aja kok," kata dia.

Bestari menegaskan, Jokowi dan rombongan kembali masuk karena kondisi di lokasi sangat ramai sehingga tidak memungkinkan untuk menerobos kerumunan. Selain itu, persidangan juga akan kembali dimulai.

"Bukan kurang kondusif, ramai sekali enggak bisa nembus ke sana. Ya balik lagi kan sidang mau dimulai lagi," kata dia.

Pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma. Pada sidang kedelapan ini, Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo diagendakan hadir sebagai saksi.

Untuk mengamankan jalannya persidangan, sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan. Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri dari 1.200 personel TNI dan 5.570 personel Polri.

Polisi juga menyiapkan dua unit mobil water cannon atau AWC serta mobil penerangan untuk menyampaikan imbauan kepada massa agar menjaga ketertiban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article