Jakarta, IDN Times - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November hingga awal Desember 2025 meninggalkan kerusakan pada rumah warga, infrastruktur, dan fasilitas umum. Pemulihan pascabencana membutuhkan penanganan berkelanjutan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pemulihan aktivitas masyarakat terdampak.
Untuk mempercepat proses tersebut, pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Salah satunya melalui sinkronisasi program, pembaruan data, dan penguatan pengawasan agar penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan dan tidak tumpang tindih.
