Jakarta, IDN Times - Satu prajurit TNI gugur saat kontak tembak dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Senin, 17 Agustus 2026 di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Prajurit TNI yang gugur diketahui Prajurit Satu (Praptu) Rizki Kurniawan.
Ia gugur usai mengalami luka tembak di bagian kepala. Selain satu korban jiwa, ada dua prajurit TNI yang terluka, yakni Pratu Y Pasaribu dan Pratu Kiki Febrio. Keduanya merupakan prajurit Yonif 133/Yudha Sakti.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan insiden yang terjadi di momen peringatan HUT ke-81 RI tersebut.
"Betul, kontak tembak prajurit TNI dengan KKB dari Kodap III Ndugama mengakibatkan dua prajurit terluka dan satu gugur," ungkap Tri pada Selasa (18/8/2026).
Ia mengatakan, dari laporan yang diterima, kontak tembak terjadi antara personel Posramil Jila Kodim 1710/Mimika dan Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS dengan KKB Kodap III Puncak.
"Diduga aksi itu dipimpin oleh Pemne Kogoya," kata perwira menengah di TNI AD itu.
