Jakarta, IDN Times - Tingkat elektabilitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melampaui Presiden Prabowo Subianto. Elektabilitas atau top of mind publik terhadap Dedi ada di angka 30 persen. Sedangkan, elektabilitas Prabowo ada di angka 20 persen.
Ini merupakan salah satu temuan penting dari survei Tempo Data Science yang dirilis pada pekan ini. Survei tersebut dilakukan pada periode 31 Juli 2026 hingga 11 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.260 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen serta margin of error kurang lebih 2,9 persen.
"Top of mind tokoh nasional hari ini melekat pada Dedi Mulyadi di angka 30 persen. Kemudian, disusul Prabowo Subianto di angka 20 persen," ungkap General Manager Tempo Data Science, Khairul Anam seperti dikutip dari laporannya pada Jumat (28/8/2026).
Sebaliknya, ketika menyangkut awareness dan pertanyaan survei menyodorkan sejumlah nama, tokoh publik tertinggi elektabilitasnya adalah Prabowo, Gibran Rakabuming, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Dedi Mulyadi.
Di sisi lain, Dedi juga merupakan tokoh publik yang mendapat kesan positif paling tinggi sebesar 90 persen. "Kemudian disusul Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan di posisi ketiga ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," tutur dia.
Hasil serupa juga sudah pernah dirilis oleh lembaga survei SMRC pada Juli 2026. Elektabilitas Dedi mencapai 35 persen sedangkan Prabowo ada di angka 14,5 persen. Temuan ini menarik lantaran biasanya presiden petahana memiliki tingkat elektabilitas tinggi.
