Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sahroni: DPR Belum Terima Surat Pergantian Kapolri
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni jawab surpres Kapolri. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Sahroni menyatakan DPR belum menerima surat presiden terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
  • Sahroni menilai isu pergantian Kapolri wajar menguat karena Listyo telah menjabat selama lima tahun dan ada pihak yang tidak menyukainya.
  • Menurut Sahroni, Presiden Prabowo masih mempertahankan Listyo karena profesionalisme dan kinerjanya memimpin Polri dalam menjaga keamanan negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ahmad Sahroni bilang DPR belum dapat surat dari Presiden untuk ganti Pak Listyo Sigit sebagai kepala polisi. Banyak orang membicarakan soal ini karena Pak Listyo sudah jadi kepala polisi lima tahun. Sahroni bilang kerja Pak Listyo baik. Ia yakin Presiden Prabowo masih mempertahankannya karena kerja polisi dipimpin Pak Listyo cukup bagus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Sahroni, menegaskan parlemen belum menerima surat presiden (surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Hal ini disampaikan Sahroni menanggapi isu yang berkembang mengenai pergantian Kapolri, yang saat ini dijabat Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Belum, gak ada masalahnya. Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti saya jawab. Masalahnya belum ada," kata Sahroni di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Sahroni mengakui, isu pergantian Kapolri belakangan berembus kencang. Menurut dia, isu ini merupakan hal yang wajar, mengingat Listyo telah menjabat sebagai Kapolri selama lima tahun.

"Kinerja Kapolri bagus kok. Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan embusannya kencang, wajar kan beliau sudah lima tahun, gitu. Karena lama orang ada yang gak suka, ya mak... apa, ya dimaklumin aja," kata dia.

Sahroni menilai kinerja Listyo menjadi salah satu alasan Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankannya sebagai Kapolri. Keputusan tersebut didasarkan pada aspek profesionalisme dan capaian kerja Polri.

Menurut Bendahara Umum Partai NasDem itu, Listyo Sigit telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam memimpin institusi Polri, yang bertugas menjaga keamanan negara dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 280 juta jiwa.

"Tapi kan ada oknum-oknum yang ya, yang mengatasnamakan institusi, itu biasa. Tapi saya yakin Presiden mempertahankan Pak Sigit karena kinerjanya cukup baik," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article