TNI AD Turun Tangan Bantu Suplai Air Bersih untuk Warga Padang

- Banjir bandang membuat banyak sumber air warga di Kota Padang tercemar lumpur dan material lainnya. TNI AD menyalurkan air bersih agar warga bisa memenuhi kebutuhan harian secara aman.
- Dua unit kendaraan khusus pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyuplai air bersih ke beberapa lokasi, termasuk Rumah Dinas Kasdim 0312/Padang dan Korong Gadang.
Jakarta, IDN Times - Warga di sejumlah wilayah Kota Padang kembali bernapas lega. Pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah, TNI Angkatan Darat (TNI AD) hadir membantu warga dengan menyalurkan bantuan air bersih agar aktivitas sehari-hari bisa kembali berjalan normal.
Melalui prajurit Paldam Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, TNI AD mengerahkan armada khusus untuk menjangkau permukiman warga yang terdampak, Minggu (25/1/2026).
1. Air bersih jadi kebutuhan mendesak pascabanjir

Banjir bandang membuat banyak sumber air warga di Kota Padang tercemar lumpur dan material lainnya. Akibatnya, sumur dan saluran air tak bisa langsung digunakan untuk kebutuhan dasar seperti memasak, mandi, hingga mencuci.
Melihat kondisi tersebut, TNI AD bergerak cepat dengan menyalurkan air bersih ke titik-titik yang paling membutuhkan. Bantuan ini menjadi solusi sementara agar warga tetap bisa memenuhi kebutuhan harian mereka secara aman.
2. Dua armada dikerahkan, ribuan liter air disalurkan

Sebanyak dua unit kendaraan khusus pemadam kebakaran (Ran Damkar) dikerahkan untuk menyuplai air bersih ke sejumlah lokasi. Di antaranya Rumah Dinas Kasdim 0312/Padang yang menerima pasokan 3.000 liter air.
Selain itu, bantuan juga disalurkan ke RT 04 RW 01 Korong Gadang untuk 25 kepala keluarga dengan total 6.000 liter air. Tak hanya itu, empat titik di RT 05 RW 12 Jalan Taduh, Kecamatan Kuranji, turut menerima pasokan 6.000 liter air untuk sekitar 50 kepala keluarga.
3. Komitmen TNI AD dampingi warga bangkit

Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. Fokus utamanya adalah memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih yang layak.
Langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga aktivitas warga bisa kembali berjalan normal, aman, dan sehat setelah terdampak bencana alam.


















