Mensos: MBG untuk Penyandang Disabilitas Diprioritaskan Desil 1–4

- Alokasi Kemensos baru 35 ribu penyandang disabilitas
Saat ini, Kementerian Sosial baru memiliki alokasi sekitar 35 ribu penyandang disabilitas yang akan menerima dukungan makan bergizi gratis khusus penyandang disabilitas. - Akurasi data penyandang disabilitas jadi kunci utama agar tepat sasaran
Gus Ipul menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama agar intervensi pemerintah, termasuk program MBG, tepat sasaran. - Jumlah penyandang disabilitas sebanyak 15 juta
Hasil konsolidasi sementara menunjukkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih dari 15 juta orang.
Jakarta, IDN Times — Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi penyandang disabilitas akan diprioritaskan untuk kelompok paling membutuhkan, yakni mereka yang berada pada desil 1 hingga desil 4.
“Ya tentu yang difokuskan ke desil 1 ya, desil 1, desil 2 sampai 4. Kita prioritaskan itu. Jadi memang diprioritaskan paling membutuhkan,” ujar Gus Ipul di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (25/1/2026).
1. Alokasi Kemensos baru 35 ribu penyandang disabilitas

Saat ini, kata dia, Kementerian Sosial baru memiliki alokasi sekitar 35 ribu penyandang disabilitas yang akan menerima dukungan makan bergizi gratis khusus penyandang disabilitas. Penentuan penerima manfaat tersebut disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah.
"Kita kan baru memiliki alokasi sekitar 35.000 penyandang disabilitas yang memperoleh dukungan untuk mendapatkan makan bergizi gratis khusus penyandang," katanya.
2. Akurasi data penyandang disabilitas jadi kunci utama agar tepat sasaran

Gus Ipul menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama agar intervensi pemerintah, termasuk program MBG, tepat sasaran. Dalam satu tahun terakhir, sesuai arahan Presiden, pemerintah melakukan konsolidasi data penyandang disabilitas secara nasional.
“Data menyangkut penyandang disabilitas ini sangat penting, krusial, dan sekaligus menentukan jenis intervensi yang diberikan oleh pemerintah maupun pihak non-government,” katanya.
3. Jumlah penyandang disabilitas sebanyak 15 juta

Hasil konsolidasi sementara menunjukkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih dari 15 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 juta di antaranya merupakan penyandang disabilitas sensorik netra.
Data ini masih terus diverifikasi dan divalidasi untuk memetakan kondisi ekonomi mereka berdasarkan desil kesejahteraan, dari desil 1 hingga desil 10. Gus Ipul mengatakan tidak semua penyandang disabilitas berada dalam kondisi rentan secara ekonomi.
“Dengan data yang makin akurat, insyaallah intervensi kita juga makin akurat,” ujarnya.


















