Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TOP 5: Istana Bantah Prabowo Kurban Sapi Pakai APBN hingga Riset Palsu
Predator, sapi kurban Prabowo di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan, bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto senilai Rp100 miliar berasal dari APBN, sebagai program pemerintah untuk masyarakat pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Selain bantuan pemerintah, Prabowo juga menunaikan ibadah kurban atas nama pribadi menggunakan dana sendiri, dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat tanpa disebutkan jumlah maupun lokasinya.

Selain artikel di atas, hampir sepanjang Rabu (27/5/2026), pembaca IDNTimes juga banyak menyoroti artikel terkait dosen Udayana yang menyebut pelaku akui buat riset palsu pakai AI di Forum ISPPD 2026, Menkeu Purbaya kurban sapi pakai dana Pribadi, dan beberapa artikel menarik lainnya.

1. Istana bantah Prabowo kurban sapi pakai APBN: Itu bantuan pemerintah

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, meluruskan soal kurban sapi Presiden Prabowo Subianto sebanyak 1.098 ekor yang sebelumnya disebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai Rp100 miliar. Klarifikasi ini disampaikan setelah mendapat kritikan dari masyarakat.

Menurut Juri, kurban Prabowo tersebut merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat agar bisa bersama-sama menyembelih hewan pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

2. Dosen Udayana: Pelaku akui buat riset palsu pakai AI di forum ISPPD 2026

Dosen dan peneliti Departemen Ilmu Kelautan Universitas Udayana, Bali, Ida Bagus Mandhara Brasika, membongkar dugaan pemalsuan identitas dan fabrikasi riset yang menyeret peserta asal Indonesia, dalam konferensi internasional ISPPD 2026 di Kopenhagen, Denmark.

Temuan tersebut sebelumnya ia ungkap melalui akun Threads miliknya, @mandharabrasika, pada Senin, 25 Mei 2026 hingga akhirnya viral. Ida Bagus mengatakan dia baru pertama kali menemukan kasus dugaan riset palsu di forum internasional. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

3. MUI: Bantuan sapi kurban Prabowo dari APBN tak langgar syar'i

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof. KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pembelian bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan dana bantuan kemasyarakatan presiden bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tidak melanggar syar'i. Sebab, tujuannya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

4. Batal naik haji, Menkeu Purbaya kurban sapi pakai dana pribadi

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, hewan kurban yang disumbangkannya pada Idul Adha 1447 Hijriah dibeli menggunakan dana pribadi, bukan anggaran negara atau APBN. Pada Idul Adha tahun ini, Purbaya menyumbangkan dua ekor sapi kurban yang masing-masing disalurkan di Jakarta dan kawasan Ciganjur, lokasi kediaman pribadinya. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

5. Remotivi: Tuduhan antek asing berulang dipakai bungkam kritik publik

Peneliti Remotivi, Muhamad Heychael, menilai tuduhan yang mengaitkan gerakan massa maupun kelompok masyarakat sipil dengan agenda asing, merupakan pola lama yang terus berulang. Tanggapan tersebut disampaikan menyusul munculnya narasi yang menyeret nama Remotivi sebagai pihak yang dituduh sebagai 'antek asing' atau disponsori pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam demonstrasi besar-besaran pada akhir Agustus 2025. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

Editorial Team

Related Article