Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Update: Korban Gempa NTT Capai 187 Korban, 68 Meninggal Dunia
Pekerja berjalan di dekat bangunan Kantor Bupati Manggarai yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026). Hingga Minggu (16/8) sore tercatat lebih dari 2.000 unit bangunan mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
  • Gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur menyebabkan 187 korban di Manggarai Timur hingga pukul 15.00 WITA.
  • Basarnas dan Mendagri meninjau posko di Desa Ronting pada hari ketiga pascagempa.
  • Operasi SAR melibatkan 711 personel dari berbagai unsur untuk pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pemantauan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?
Vote Now
15/8/2026

Gempa bumi magnitudo 7,7 terjadi di Nusa Tenggara Timur.

hari ketiga pascagempa bumi

Mohammad Syafii bersama Tito Karnavian meninjau Posko Desa Ronting. Basarnas melaksanakan Operasi SAR hari ketiga dan mengerahkan 119 personel.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?
Vote Now
  • What?
    Gempa bumi magnitudo 7,7 menyebabkan 187 korban di Kabupaten Manggarai Timur, terdiri atas 55 orang meninggal dunia dan 132 orang luka-luka.
  • Who?
    Mohammad Syafii, Tito Karnavian, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, BMKG, PMI, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Pelni, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Posko Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah wilayah terdampak.
  • When?
    Gempa terjadi pada (15/8/2026). Peninjauan posko dan Operasi SAR berlangsung pada hari ketiga pascagempa.
  • Why?
    Operasi dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak gempa serta menangani pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pemantauan di wilayah terdampak.
  • How?
    Basarnas mengerahkan 119 personel. Penanganan secara keseluruhan melibatkan 711 personel dari berbagai unsur dan sarana pendukung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?
Vote Now

Gempa besar terjadi di Nusa Tenggara Timur. Di Manggarai Timur, ada 187 orang menjadi korban. Sebanyak 55 orang meninggal dan 132 orang luka-luka. Pak Mohammad Syafii dari Basarnas dan Pak Tito Karnavian datang ke posko. Banyak petugas terus mencari, menolong, dan membawa warga ke tempat aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?
Vote Now

Keterlibatan 711 personel dari berbagai unsur menunjukkan penanganan dilakukan dengan dukungan lintas lembaga dan masyarakat setempat. Pencarian, pertolongan, evakuasi, serta pemantauan tetap berjalan melalui koordinasi personel dan sarana pendukung. Kehadiran petugas di posko juga memberi penguatan kepada warga dalam situasi pascagempa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?
Vote Now

Jakarta, IDN Times — Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau Posko Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada hari ketiga pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada (15/8/2026).

Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD, tercatat sebanyak 187 orang menjadi korban, dengan rincian 68 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

“Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Kami terus berupaya memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak,” kata Syafii.

1. Warga diimbau tetap waspada

Kondisi pasca gempa di Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur, NTT. (Dok. Istimewa)

Saat berada di posko pengungsian, Kabasarnas memberikan imbauan dan penguatan kepada masyarakat. Ia meminta warga tetap waspada dan menghindari bangunan yang berpotensi roboh karena gempa susulan masih mungkin terjadi.

Syafii juga mengajak masyarakat untuk saling membantu dan menguatkan dalam menghadapi situasi pascagempa. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, petugas SAR, dan masyarakat sangat diperlukan agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

Selain meninjau posko pengungsian, Kabasarnas mendampingi Mendagri menuju Posko SAR di wilayah Manggarai Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kabasarnas menegaskan komitmen Basarnas untuk terus memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama 24 jam di wilayah terdampak.

2. Basarnas mengerahkan 119 personel

Kondisi bangunan yang terdampak bencana gempa Flores. (Dok BPBD NTT)

Pada pelaksanaan Operasi SAR hari ketiga, Basarnas mengerahkan 119 personel yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak. Sebanyak 11 personel ditempatkan di Kabupaten Nagekeo, 5 personel di Kabupaten Ende, 12 personel di Kabupaten Manggarai Timur, ditambah 14 personel dari tim pusat.

Selanjutnya, 21 personel berada di Kabupaten Sikka, 9 personel di Kabupaten Manggarai Barat dengan tambahan 23 personel dari tim pusat, serta 17 personel di Kabupaten Manggarai, khususnya wilayah Reo, bersama kru KN SAR 250. Selain itu, sebanyak 7 personel kru helikopter HR 3604 turut mendukung pelaksanaan operasi SAR.

Secara keseluruhan, penanganan gempa bumi ini melibatkan 711 personel dari berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, BPBD, BMKG, PMI, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Pelni, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

3. Terus melakukan pencarian, pertolongan, evakuasi, serta pemantauan di wilayah terdampak

Basarnas Maumere di lokasi gempa Flores, NTT. (Dok Basarnas Maumere)

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus melakukan pencarian, pertolongan, evakuasi, serta pemantauan di sejumlah wilayah terdampak. Pengerahan personel dan sarana pendukung terus dikoordinasikan untuk memastikan penanganan masyarakat terdampak berjalan efektif dan optimal.

Basarnas memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung tetap terjaga selama operasi berlangsung, dengan prioritas utama keselamatan dan pertolongan masyarakat yang terdampak gempa.

Pilih fokus utama di posko pengungsian

Menurutmu, apa yang paling perlu diperhatikan warga di posko?

See More
Tetap waspada terhadap bangunan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Saling membantu dan menguatkan

Curated For You

Editorial Team

Related Article