Jakarta, IDN Times — Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau Posko Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada hari ketiga pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada (15/8/2026).
Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD, tercatat sebanyak 187 orang menjadi korban, dengan rincian 68 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.
“Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Kami terus berupaya memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak,” kata Syafii.
