Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Wakasad Dipercaya Jadi Wamentan, Panglima TNI: Wajib Pensiun Dini

3 min read
Wakasad Dipercaya Jadi Wamentan, Panglima TNI: Wajib Pensiun Dini
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto usai hadiri rapat koordinasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/8/2026). (IDN Times/Amir Faisol)
  • Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan prajurit aktif yang ditugaskan ke kementerian wajib pensiun dini, termasuk Wakasad Letjen Muhammad Saleh Mustafa yang dipercaya menjadi Wakil Menteri Pertanian.
  • Saleh mengonfirmasi pengunduran dirinya sebagai Wakasad sedang diproses di Angkatan Darat, karena Kementerian Pertanian tidak termasuk instansi sipil yang dapat diduduki prajurit TNI aktif.
  • Di Kementerian Pertanian, Saleh mendapat arahan terkait kedaulatan pangan, pembukaan lahan, dan kesejahteraan petani; Menteri Amran menilai kehadirannya dapat mengoptimalkan kerja kementerian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan, prajurit TNI yang ditugaskan di kementerian wajib mengajukan pensiun dini. Hal itu juga berlaku bagi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, yang dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian. Agus pun memastikan jenderal bintang tiga itu sudah mengajukan pengunduran diri dari militer.

"Ya, kalau ke kementerian kan pensiun dini. Jadi, sesuai aturan begitu (pensiun dini)," ungkap Agus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Senin (5/10/2026).

Komentar senada juga disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ia juga menyebut Saleh harus mundur usai dilantik menjadi Wamentan. Apalagi sesuai aturan di Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 mengenai TNI, Kementerian Pertanian bukan termasuk instansi sipil yang bisa diduduki prajurit TNI aktif.

  1. 1. Saleh akui sudah mengajukan pengunduran diri dari TNI

    Muhammad Saleh Mustafa, Wakasad, Wamentan
    Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang ditunjuk jadi Wakil Menteri Pertanian. (Dokumentasi TNI AD)

    Lebih lanjut, ketika dikonfirmasi kepada Saleh, ia mengakui sudah mengajukan pengunduran diri dari posisi Wakasad. Pengunduran dirinya, kata Saleh, sudah dalam proses.

    "Iya, harus mundur (sebagai Wakasad). Lagi proses. (Statusnya) betul harus sebagai purnawirawan. (Prosesnya) ada di angkatan darat," ungkap Saleh di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Senin.

    Jenderal bintang tiga itu mengaku telah mendapat arahan dari Prabowo terkait tugas barunya di Kementerian Pertanian. Khususnya mengedepankan swasembada pangan.

    "Iya, (ditugaskan) soal kedaulatan pangan. Yang kami akan hadapi ke depan mungkin buka lahan tentunya ya. Buka lahan dan kesejahteraan petani juga mungkin akan menjadi target," tutur dia.

  2. 2. Letjen TNI Saleh dipercaya jadi Wakasad sejak 15 Agustus 2025

    1000014312-Photoroom.png
    Muhammad Saleh Mustafa ketika disambut oleh jajaran prajurit Kostrad di Markas Kostrad, Jakarta pada 2023. (Dokumentasi Kostrad)

    Saleh diketahui lahir di Ternate, Maluku Utara pada 14 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dari kecabangan infanteri. Ia didapuk menjadi Wakil Kepala Staf TNI AD sejak 15 Agustus 2025 lewat keputusan Panglima TNI Kep/1102/VIII/2025.

    Muhammad Saleh Mustafa juga tercatat sebagai putra daerah Maluku Utara pertama yang dipercaya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Saleh adalah teman satu angkatan (lichting) dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

    Lantaran berasal dari satuan Kopassus, maka kariernya dimulai di sana. Dia pernah menjabat Komandan Batalyon 23 Grup 2, Waasops Danjen, dan Komandan Grup 1.

    Pada 2013, Saleh pindah tugas dengan menjabat sebagai Asops Kasdam Iskandar Muda. Dua tahun kemudian, Saleh Mustafa dimutasi menjadi Pasis Sesko TNI.

    Sedangkan posisi lain yang pernah dijabat yakni Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan, Danrem 132/Tadulako pada 2016, Wadanpussenif Kodiklatad tahun 2017, dan Kasdam Jaya pada 2021.

    Pada 2023, bisa dibilang sebagai tahun yang luar biasa bagi Saleh Mustafa. Dia berhasil menduduki tiga jabatan strategis di Angkatan Darat.

    Mulai dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbud Kum HAM dan Narkoba pada 27 April 2023, kemudian terkena mutasi pada 15 Agustus 2023 untuk menjadi Kepala Staf Kostrad.

    Kemudian Salef Mustafa dipilih menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad dan kemudian menjabat Irjen TNI. Saleh juga sempat menjabat sebagai Pangdam Cendrawasih/XVII pada 2022.

  3. 3. Kehadiran Wamentan dinilai bisa mengoptimalkan pekerjaan

    IMG_20260826_124239.jpg
    Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat ke Lampung Tengah. (IDN Times/Muhaimin)

    Sementara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kehadiran Saleh sebagai Wakil Menteri Pertanian dapat mengoptimalkan kerja Kementerian Pertanian. Tetapi, mengenai pembagian tugas dengan Saleh masih akan dibahas.

    "Yang jelas ini semakin optimal (pekerjaan). Nanti akan kami diskusikan lah (soal pembagian tugas)," kata Amran.

    Menurut Amran, kehadiran wakil menteri tidak mengurangi kebutuhan dirinya untuk tetap melakukan kunjungan ke daerah guna memantau langsung kondisi pertanian.

    "Oh ya harus, ini kan sawah itu di daerah, ndak ada di Jakarta jadi harus banyak cek lapangan," tutur dia.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More