Sedangkan posisi lain yang pernah dijabat yakni Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan, Danrem 132/Tadulako pada 2016, Wadanpussenif Kodiklatad tahun 2017, dan Kasdam Jaya pada 2021.
Profil Letjen Saleh Mustafa, Wakasad yang Kini Dipercaya Jadi Wamentan

- Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian menggantikan Sudaryono, menjadi satu-satunya prajurit TNI aktif di kabinet hasil reshuffle ketujuh.
- Sebelum masuk kabinet, Saleh menjabat Wakasad dan memiliki rekam jejak panjang di Kopassus serta posisi strategis, termasuk Pangkostrad, Irjen TNI, Pangdam Cenderawasih, dan Kasdam Jaya.
- Mentan Andi Amran Sulaiman menyebut kehadiran Saleh akan mengoptimalkan kerja Kementerian Pertanian; pembagian tugas masih dibahas. Laporan kekayaan 2024 mencatat harta Saleh Rp13 miliar.
Jakarta, IDN Times - Salah satu pejabat yang ikut dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle (perombakan) kabinet ke-7 adalah Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa. Ia dipercaya oleh Prabowo menjadi Wakil Menteri Pertanian untuk menggantikan Sudaryono. Di antara 18 pejabat yang dilantik, Saleh menjadi satu-satunya prajurit TNI aktif yang masuk ke dalam kabinet.
"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada UUD 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bhakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya akan menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab," ujar Saleh ketika membacakan sumpah saat dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Sebelum dilantik menjadi Wamentan, Saleh menempati posisi sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkartan Darat (Wakasad). Saleh pun masih terlihat pada Kamis pagi mendampingi KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk mengikuti hari Kesaktian Pancasila di area Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Saleh diketahui lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 dari kecabangan infanteri. Saleh adalah teman satu angkatan (lichting) dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
1. Letjen Saleh pernah menjabat sebagai Pangkostrad

Muhammad Saleh Mustafa ketika disambut oleh jajaran prajurit Kostrad di Markas Kostrad, Jakarta pada 2023. (Dokumentasi Kostrad) Lantaran berasal dari satuan Kopassus, maka kariernya dimulai di sana. Dia pernah menjabat Komandan Batalyon 23 Grup 2, Waasops Danjen, dan Komandan Grup 1.
Pada 2013, Saleh pindah tugas dengan menjabat sebagai Asops Kasdam Iskandar Muda. Dua tahun kemudian, Saleh Mustafa dimutasi menjadi Pasis Sesko TNI.
Pada 2023, bisa dibilang sebagai tahun yang luar biasa bagi Saleh Mustafa. Dia berhasil menduduki tiga jabatan strategis di Angkatan Darat.
Mulai dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbud Kum HAM dan Narkoba pada 27 April 2023, kemudian terkena mutasi pada 15 Agustus 2023 untuk menjadi Kepala Staf Kostrad.
Kemudian Salef Mustafa dipilih menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad dan kemudian menjabat Irjen TNI. Saleh juga sempat menjabat sebagai Pangdam Cendrawasih/XVII pada 2022.
2. Saleh pernah menulis buku tentang penugasannya di Poso

Sejumlah wartawan memotret daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso yang ditampilkan di layar pada konferensi pers akhir tahun di Mapolda Sulteng, Jumat (31/12/2021). (ANTARA FOTO/Basri Marzuki) Rekam jejak lainnya yang membekas yakni ketika ditugaskan di Poso, Sulawesi Tengah, ketika Saleh masih menjadi prajurit Kopassus. Ia pernah terlibat tim di Operasi Tinombala yang menumpas gembong teroris Santoso. Saat itu, Saleh menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Tinombala.
Pada Oktober 2016, Saleh merilis buku berjudul Menuai Damai di Tanah Poso. Buku itu mengisahkan potensi adat istiadat serta kearifan budaya lokal, yang dapat digali menjadi suatu potensi wisata.
3. Kehadiran Wamentan dinilai bisa mengoptimalkan pekerjaan

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat ke Lampung Tengah. (IDN Times/Muhaimin) Sementara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kehadiran Saleh sebagai Wakil Menteri Pertanian dapat mengoptimalkan kerja Kementerian Pertanian. Tetapi, mengenai pembagian tugas dengan Saleh masih akan dibahas.
"Yang jelas ini semakin optimal (pekerjaan). Nanti akan kami diskusikan lah (soal pembagian tugas)," kata Amran.
Menurut Amran, kehadiran wakil menteri tidak mengurangi kebutuhan dirinya untuk tetap melakukan kunjungan ke daerah guna memantau langsung kondisi pertanian.
"Oh ya harus, ini kan sawah itu di daerah, ndak ada di Jakarta jadi harus banyak cek lapangan," tutur dia.
4. Letjen Saleh memiliki harta kekayaan mencapai Rp13 miliar

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa. (IDN Times/Imam Faishal) Sementara, bila mencermati harta kekayaan yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saleh memiliki harta kekayaan mencapai Rp13 miliar. Pelaporan harta kekayaan terbaru ke KPK dilakukan pada 2024, saat jabatannya masih Inspektur Jenderal di Mabes TNI.
Harta Saleh paling tinggi dalam bentuk rumah dan bangunan. Nilainya mencapai Rp5,8 miliar. Saleh juga melaporkan ke komisi antirasuah memiliki tanah dan bangunan di Bandung, Bogor, dan Jakarta Timur. Total ada lima rumah dan bangunan yang dilaporkan.
Ia juga melaporkan kepemilikan empat kendaraan roda empat dan dua sepeda motor. Total aset tersebut mencapai Rp1,1 miliar. Sedangkan, aset milik Saleh lainnya yang besar disimpan dalam bentuk kas dan setara kas mencapai Rp5,5 miliar.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















