Jakarta, IDN Times - Dewan Pemilihan Umum Sementara (CEP) Haiti menetapkan jadwal baru pemilihan presiden dan legislatif pada Senin (27/7/2026). Keputusan ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri hampir sepuluh tahun tanpa pemilu nasional di negara Karibia tersebut.
Pemungutan suara akan berlangsung di tengah krisis keamanan yang masih melanda Haiti. Pemerintah transisi berharap proses demokrasi ini menjadi awal pemulihan stabilitas politik setelah bertahun-tahun dilanda konflik.
