AS Akan Beli Potasium Belarus di Tengah Perang Dagang dengan Kanada

- Presiden AS Donald Trump menyetujui rencana pembelian potasium murah skala besar dari Belarus untuk menggantikan Kanada sebagai pemasok utama, di tengah ketegangan tarif kedua negara.
- Trump menyebut harga potasium Belarus lebih rendah dan menguntungkan petani serta peternak AS; negosiasi berlangsung bersamaan dengan pelonggaran sanksi Washington terhadap Minsk.
- Gubernur Saskatchewan Scott Moe memprotes rencana tersebut, menilai pembelian dari Belarus mendukung agresi Rusia; selama ini potasium Kanada digunakan petani AS dan tidak dikenai tarif.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa ia setuju membeli potasium murah dari Belarus pada Senin (21/9/2026). Langkah ini untuk menggantikan Kanada sebagai pemasok utama potasium di AS.
Beberapa bulan terakhir, hubungan AS dan Kanada terus memanas. Ketegangan didorong oleh penetapan tarif baru AS kepada Kanada dan buntut kebuntuan negosiasi untuk menurunkan tarif.
1. Sebut harga potasium Belarus lebih murah dibanding dari Kanada

ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/cristina_glebova) Trump mengatakan bahwa AS sedang bernegosiasi dengan Belarus soal pembelian potasium skala besar. Menurutnya, potasium dari Belarus jauh lebih murah dibanding apa yang dibayar AS dari pemasok Kanada.
“AS sedang bekerja dalam kesepakatan besar untuk membeli potasium dari Belarus. Harganya jauh lebih murah dibanding apa yang kami saat ini bayar untuk Kanada. Ini menjadi kabar baik bagi petani dan pengusaha ternak,” tuturnya, dikutip dari TVP World.
Negosiasi ini dilakukan di tengah upaya pendekatan AS dengan Belarus. Sebelumnya, perwakilan AS sudah membebaskan 25 tahanan politik Belarus setelah mencapai kesepakatan untuk melonggarkan sanksi.
2. Lukashenko berharap lanjutkan ekspor potasium ke AS

Presiden Belarus Alexander Lukashenko. (Kremlin.ru, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons) Pekan lalu, Presiden Belarus, Alexander Lukashenko mengatakan bahwa negaranya akan melanjutkan penjualan potasium ke AS. Harapan ini menyusul pelonggaran sanksi Washington ke Minsk dan mengembalikan uang Belarus yang dibekukan di bank AS.
Dilansir CBC, Belarus dan Rusia diketahui sebagai produsen utama pupuk potasium terbesar di dunia. Namun, sanksi berupa penutupan pelabuhan di Lithuania yang dijatuhkan kepada kedua negara membuat ekspor pupuk semakin sulit karena harus lewat Arktik.
3. Gubernur Saskatchewan protes keputusan AS beli pupuk dari Belarus

ilustrasi bendera Kanada (unsplash.com/renankamikoga) Gubernur Saskatchewan, Scott Moe memprotes keputusan AS untuk membeli potasium dari Belarus dan menyebut potasium Kanada termasuk yang terbaik. Menurutnya, Washington sudah ikut dalam mendukung agresi berdarah Rusia ke Ukraina.
“Membeli pupuk potasium dari Belarus sama dengan mendukung agresi Rusia. Ini adalah keputusan yang salah dan tidak masuk akal,” ungkapnya.
Selama ini, petani AS sudah menggunakan potasium Kanada selama bertahun-tahun. Saat ini, AS tidak memasukkan potasium Kanada dalam daftar barang yang dikenakan tarif.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















