Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
AS dan Amerika Latin Setuju Lawan Organisasi Teroris Narkoba
Tentara Amerika Serikat. (unsplash.com/actuallyjoel)
  • Amerika Serikat dan 20 negara Amerika Latin sepakat melawan organisasi teroris narkoba sebagai upaya bersama memutus rantai penyelundupan di kawasan Benua Amerika.
  • AS menegaskan kesiapan melakukan serangan militer sepihak terhadap kartel narkoba jika diperlukan, meski tetap mengutamakan kerja sama dengan negara tetangga dan sekutu regional.
  • KTT di Miami memperlihatkan absennya Brasil, Meksiko, dan Kolombia yang menolak hadir karena perbedaan pandangan terhadap kebijakan baru AS dalam penanganan kartel narkoba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) dan 20 negara Amerika Latin sepakat untuk melakukan perlawanan terhadap organisasi teroris narkoba. Langkah ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memutus penyelundupan narkoba.  

“Kami menekankan hubungan antara Washington dengan negara-negara tetangga dan menghormati kedaulatan, serta mengakui pentingnya penguatan strategi di Benua Amerika di mana kami menyerukan perdamaian lewat aksi militer,” terang Menteri Perang AS, Pete Hegseth, dikutip dari EFE, Jumat (6/3/2026). 

Beberapa bulan terakhir, Washington sudah mengintensifkan operasi militer di Laut Karibia dan pesisir Pasifik. Lewat operasi itu, AS sudah menembak sejumlah kapal boat yang diduga menyelundupkan narkoba ke AS. 

1. AS dapat melawan kartel narkoba secara sepihak di Amerika Latin

Hegseth mengatakan, AS akan mampu siap meluncurkan serangan militer sendiri melawan kartel narkoba di negara-negara Amerika Latin. Langkah sepihak ini akan dilakukan jika memang dibutuhkan. 

“AS sudah mempersiapkan penanganan ancaman dan melakukan serangan ofensif jika dibutuhkan. Namun, preferensi kami adalah tujuan dari konferensi ini untuk kepentingan bertetangga, kami akan melakukan bersama dengan Anda, bersama sekutu dan tetangga kami,” katanya. 

Pernyataan ini disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Miami, Florida. Dengan ini, Presiden AS, Donald Trump memperkenalkan Doktrin Monroe baru untuk melawan penyelundup narkoba di Amerika Latin. 

2. AS minta Amerika Latin menganggap kartel narkoba seperti ISIS dan Al Qaeda

Kepala Staf Penasehat Keamanan Gedung Putih, Stephen Miller mendesak pemerintahan Amerika Latin untuk ikut melawan kartel narkoba selayaknya melawan ISIS dan Al-Qaeda. Menurutnya, kartel narkoba adalah ancaman besar. 

Ia mengatakan, organisasi kriminal penyelundup narkoba hanya dapat dikalahkan menggunakan kekuatan militer. Miller mengingatkan bahwa organisasi penyelundup narkoba sudah melakukan pembunuhan, pemerasan, dan menyelundupkan manusia. 

3. Brasil, Meksiko, dan Kolombia tidak hadir

KTT di Miami ini diikuti oleh pemimpin negara Amerika Latin yang dekat dan memiliki kesamaan ideologi dengan Trump. Dengan ini, Trump berniat untuk memperkuat kepemimpinan dan memastikan pengaruh AS di Benua Amerika. 

Namun, pemimpin negara-negara besar di Amerika Latin, seperti Brasil dan Meksiko, dan Kolombia enggan hadir dalam acara tersebut. Ketiga negara tersebut memiliki perbedaan pandangan dan tidak ikut dalam acara yang diusung Trump tersebut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team