Untuk melakukan hal tersebut, AS dan para sekutu akan mencegah transfer senjata, bahan baku, peralatan, dan teknologi lainnya ke Iran yang dapat mendukung pengembangan senjata nuklir. Sebab, Teheran disebut masih bergantung pada dukungan eksternal untuk mengembangkan senjata nuklirnya.
AS dan Sekutu Perketat Pencegahan Iran Kembangkan Senjata Nuklir

- AS dan negara anggota Proliferation Security Initiative berjanji memperketat pencegahan transfer senjata, bahan baku, peralatan, dan teknologi ke Iran yang dapat mendukung pengembangan senjata nuklir.
- Anggota PSI mendukung operasi Economic Outcast AS untuk melemahkan ekonomi Iran, sambil menyerukan Teheran kembali memenuhi komitmen nonproliferasi dan bekerja sama penuh dengan Badan Energi Atom Internasional.
- Donald Trump menyoroti kondisi ekonomi Iran pascaperang, sementara Presiden Masoud Pezeshkian membantah negaranya mengembangkan senjata nuklir dan menyatakan kesiapan menjalani verifikasi.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan negara-negara anggota Proliferation Security Initiative (PSI) berjanji akan memperketat pencegahan pengembangan senjata nuklir Iran. Niat tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Jumat (2/10/2026).
1. Negara anggota PSI mendukung operasi Economic Outcast AS ke Iran

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, sedang berbicara di acara konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C., pada 28 Mei 2026. (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House) Dalam pernyataannya, negara-negara anggota PSI juga mendukung operasi Economic Outcast yang dilakukan AS terhadap Iran. Negara-negara tersebut menganggap operasi ini bisa menghancurkan ekonomi Teheran sehingga mereka tidak bisa lagi mengembangkan senjata nuklir. Sebab, pengembangan senjata pemusnah massal tersebut sudah barang tentu membutuhkan biaya besar.
“Kami menyerukan kepada Iran untuk kembali memenuhi komitmen nonproliferasinya dan untuk bekerja sama sepenuhnya dengan Badan Energi Atom Internasional,” bunyi pernyataan bersama AS dan negara anggota PSI, seperti dilansir Jerusalem Post, Sabtu (3/10/2026).
2. Donald Trump menyebut kondisi ekonomi Iran porak poranda

potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House) Sebelum pernyataan AS dan negara PSI tadi dirilis, Presiden Donald Trump mengatakan, hal besar sebentar lagi akan terjadi kepada Iran. Hal besar itu kemungkinan merujuk pada upaya AS dan negara sekutu untuk mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklirnya. Namun, dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung kondisi ekonomi Iran yang kini porak poranda usai berperang dengan AS.
“Di Iran, kami sudah berada di sana selama enam bulan dengan 18 orang tewas. Omong-omong, satu orang pun sudah terlalu banyak, tetapi mereka kehilangan 4.500 orang. Kami kehilangan 18 orang dan sebentar lagi Anda akan melihat sesuatu terjadi. Sebentar lagi. Namun, Anda memiliki negara di sana yang hampir hancur total. Ekonomi mereka dalam kondisi buruk. Mereka mengalami inflasi lebih dari 300 persen,” jelas Trump.
3. Iran membantah mengembangkan senjata nuklir

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, sedang diwawancara oleh khamenei.ir pada 2025. (commons.wikimedia.org/khamenei.ir) Trump sendiri memang sangat berambisi untuk menghentikan program senjata nuklir Iran. Sebab, Trump menganggap senjata nuklir akan mengancam keamanan global, terutama di Kawasan Timur Tengah. Ia khawatir Teheran akan menggunakan senjata tersebut dalam peperangan.
Namun, pada 24 September lalu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan, negaranya sama sekali tidak berniat mengembangkan senjata nuklir. Sebab, Iran mendukung perjanjian proliferasi nuklir yang melarang penggunaan senjata nuklir dalam peperangan.
"Jadi, senjata itu adalah senjata pemusnah massal. Kami mengatakan kami bersedia untuk mengurangi kekuatannya. Itu bukan masalah besar. Kami bersedia untuk menjalani verifikasi," kata Pezeshkian dilansir Fox News.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















