Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mencegat sebuah kapal komersial yang diduga melanggar sanksi internasional di Laut Arab. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut kapal tersebut mencoba menghindari blokade maritim terhadap ekspor Iran.
Dalam pernyataan resmi pada Minggu (26/4/2026), CENTCOM mengumumkan operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memutus sumber pendanaan Teheran, khususnya dari sektor energi yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Iran.
Kapal yang diidentifikasi sebagai ‘Sevan’ disebut sebagai bagian dari jaringan yang dikenal sebagai shadow fleet atau armada bayangan. Armada ini terdiri dari kapal-kapal tanker yang digunakan untuk mengangkut minyak dan gas Iran secara ilegal guna menghindari sanksi internasional.
Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer dan politik antara AS dan Iran, serta upaya Washington untuk memperketat pengawasan jalur laut strategis, termasuk Laut Arab dan Selat Hormuz.
