Jakarta, IDN Times - Badan HAM PBB mendesak Israel untuk segera membebaskan dokter Palestina, Hussam Abu Safia, yang telah ditahan secara sewenang-sewang. Pada Senin (6/7/2026), pihaknya memperingatkan bahwa nyawa Abu Safia berada dalam bahaya setelah beberapa bulan mendekam di penjara Israel.
Dilansir Al Jazeera, Abu Safia merupakan direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara saat pasukan Israel menangkapnya bersama sejumlah tenaga medis dan pasien pada Desember 2024. Hingga kini, dokter Palestina itu masih ditahan tanpa proses persidangan maupun dakwaan resmi.
Abu Safia adalah dokter spesialis anak yang dikenal sebagai salah satu yang paling vokal dalam mendokumentasikan kehancuran sistem kesehatan di Gaza selama perang. Dia tetap bertugas merawat pasien meski salah satu putranya tewas dalam serangan drone Israel.
