Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menhut: Hutan Tak Hanya Lestari, tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru

Menhut: Hutan Tak Hanya Lestari, tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru
Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni (dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan sektor kehutanan akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru lewat konsep green growth yang menggabungkan pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
  • Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) 2011–2030 disebut sebagai instrumen penting untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan kelestarian hutan sesuai arahan Presiden Prabowo.
  • Pemerintah membuka babak baru pengelolaan hutan melalui perdagangan karbon agar hutan tetap lestari sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni menegaskan, sektor kehutanan akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru (new engine of growth) melalui konsep green growth atau pertumbuhan hijau. Menurutnya, pengelolaan hutan ke depan tidak hanya pelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Raja Juli saat membuka Sosialisasi Revisi II Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) 2011–2030, di Kantor Kemenhut, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Ia menekankan, proses penyusunan RKTN yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah ini diarahkan untuk pertumbuhan hijau.

“Tinggal sekarang yang paling penting dari sebuah perencanaan itu adalah pelaksanaannya. Bagaimana kita bisa konsisten, kita bisa istikamah berjalan pada apa yang sudah kita rencanakan ini,” kata dia.

1. RKTN instrumen penting wujudkan keseimbangan antara ekonomi dan ekologi

788B5900-3042-4660-A116-D77FD02E1303.jpeg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Menurut Raja Juli, RKTN menjadi instrumen penting untuk mewujudkan arahan Presiden RI, Prabowo mengenai keseimbangan antara ekonomi dan ekologi.

Ia menegaskan, pembangunan nasional harus tetap berjalan, namun tetap menempatkan kelestarian hutan sebagai fondasi utama.

2. Hutan wajib lestari

F9B311EF-C4BC-4B6F-A513-0CB158AC08A6.jpeg
Menhut Raja Juli Antoni (dok. Kemenhut)

Raja Juli mengatakan, hutan tetap lestari atau wajib lestari. Tanggung jawab utama Kementerian Kehutanan adalah untuk menjaga kelestarian hutan untuk masa depan bangsa dan dunia. Namun pada saat yang bersamaan, pembangunan tidak boleh berhenti.

"Kita membutuhkan growth, kita membutuhkan job creation. Tapi bagaimana kemudian kita mendorong green growth. Bagaimana kemudian hutan kita ini menjadi new engine of growth, menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru dengan pola baru yaitu pertumbuhan hijau,” tutur dia.

3. Babak baru pengelolaan kehutanan melalui perdagangan karbon

1C8D17C2-D916-4A2D-883D-AF9C6AD4AB26.jpeg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan soft launching pembangunan pembatas (barrier) di Taman Nasional Way Kambas. (Dok. Kemenhut)

Raja Juli menambahkan, pemerintah telah membuka babak baru pengelolaan kehutanan melalui perdagangan karbon sebagai salah satu instrumen yang memungkinkan hutan tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pesan saya tunggal, sekali lagi, be consistent. Konsistenlah dengan apa yang direncanakan, untuk kemudian kita dapat mencapai tiga hal, yaitu hutan wajib lestari, pembangunan tidak boleh berhenti, dan kesejahteraan masyarakat itu pasti,” pungkasnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More