Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir Bandang Nepal-Tibet, RI Sampaikan Solidaritas dan Duka
Ilustrasi Kemlu RI. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Banjir bandang dan longsor melanda Gyirong di China serta Distrik Rasuwa di Nepal pada 26 Agustus 2026.
  • Indonesia menyampaikan duka cita, simpati, dan solidaritas kepada pemerintah serta masyarakat China dan Nepal yang terdampak.
  • Kemlu melalui KBRI Dhaka dan KBRI Beijing memantau WNI; belum ada laporan WNI menjadi korban atau terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?
Vote Now
Selasa (26/8/2026)

Banjir bandang dan longsor melanda wilayah Gyirong di China serta Distrik Rasuwa di Nepal. Bencana dilaporkan menyebabkan korban jiwa dan ratusan orang masih dalam pencarian.

Jumat (28/8/2026)

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita, simpati, dan solidaritas kepada pemerintah serta masyarakat China dan Nepal.

Hingga saat ini

Belum terdapat laporan mengenai WNI yang menjadi korban atau terdampak bencana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?
Vote Now
  • What?
    Banjir bandang dan longsor melanda wilayah perbatasan Nepal dan China, menyebabkan korban jiwa dan ratusan orang masih dalam pencarian.
  • Who?
    Pemerintah Indonesia, pemerintah dan masyarakat China serta Nepal, Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Dhaka, KBRI Beijing, dan WNI terdampak pemantauan.
  • Where?
    Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, China, serta Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal.
  • When?
    Bencana terjadi pada Selasa (26/8/2026). Pemerintah Indonesia menyampaikan pernyataan pada Jumat (28/8/2026).
  • Why?
    Penyebab banjir bandang dan longsor per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Indonesia menyampaikan solidaritas dan berharap pencarian, penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan berjalan lancar. KBRI Dhaka dan KBRI Beijing berkoordinasi untuk memastikan kondisi WNI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?
Vote Now

Banjir besar dan longsor terjadi di dekat Nepal dan China. Banyak orang menjadi korban, dan ratusan orang masih dicari. Indonesia merasa sedih untuk keluarga korban dan orang-orang di sana. KBRI Dhaka dan KBRI Beijing juga melihat keadaan WNI di wilayah itu. Sampai sekarang, belum ada WNI yang dilaporkan terkena bencana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?
Vote Now

Pernyataan solidaritas Indonesia menunjukkan perhatian kepada keluarga korban dan masyarakat terdampak di China serta Nepal. Pemantauan Kemlu melalui KBRI Dhaka dan KBRI Beijing, disertai koordinasi dengan komunitas WNI dan Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu, mendukung upaya memastikan kondisi WNI di wilayah terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan China pada Selasa (26/8/2026).

Bencana tersebut terjadi di wilayah Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, China, serta Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal. Banjir bandang dan longsor dilaporkan menyebabkan puluhan korban jiwa serta membuat ratusan orang masih dalam pencarian.

Melalui pernyataan resminya, Indonesia menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan masyarakat China serta Nepal yang terdampak bencana tersebut.

“Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, RRT, dan Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal, pada 26 Agustus 2026,” demikian pernyataan pemerintah Indonesia, Jumat (28/8/2026).

1. Solidaritas Indonesia bagi korban dan Nepal

Foto udara pemukiman yang terdampak banjir bandang dan longsor Nepal pada 27 Agustus 2026 (AFP/PRABIN RANABHAT)

Indonesia secara khusus menyampaikan simpati kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam bencana tersebut. Solidaritas juga disampaikan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Bencana terjadi di kawasan perbatasan China-Nepal yang berada di wilayah pegunungan. Kondisi geografis tersebut turut menjadi tantangan dalam proses pencarian dan penyelamatan korban.

Pemerintah Indonesia berharap masyarakat yang terdampak dapat segera memperoleh bantuan serta penanganan yang dibutuhkan dari otoritas setempat.

2. Harap pencarian korban berjalan lancar

Banjir dan longsor di Nepal, ratusan orang masih hilang. (AFP/Prakash Mathema)

Indonesia juga menyampaikan harapan agar proses pencarian dan penyelamatan korban yang masih berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Upaya penanganan korban menjadi prioritas setelah bencana melanda kawasan tersebut. Selain pencarian korban, otoritas setempat juga melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak serta proses pemulihan di wilayah bencana.

“Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif,” lanjut pernyataan tersebut.

3. Kemlu terus pantau kondisi WNI

Banjir dan longsor di Nepal, ratusan orang masih hilang. (AFP/Prakash Mathema)

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau perkembangan situasi pascabencana di wilayah perbatasan Nepal-Tibet.

Lebih dari 200 orang dilaporkan menjadi korban jiwa di kedua sisi perbatasan China dan Nepal, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.

KBRI Dhaka dan KBRI Beijing juga melakukan koordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu untuk memastikan kondisi warga negara Indonesia di wilayah terdampak. Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai WNI yang menjadi korban atau terdampak bencana.

KBRI Dhaka secara khusus menaruh perhatian terhadap WNI yang berada di Nepal sebagai wisatawan, terutama mereka yang melakukan kegiatan pendakian. KBRI mengimbau agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal untuk segera menyampaikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi para wisatawan tersebut.

Kemlu juga meminta seluruh WNI meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, serta terus memantau informasi melalui sumber resmi.

Pilih perhatian utama saat bencana Nepal-Tibet

Menurutmu, perhatian utama dalam bencana Nepal-Tibet?

See More
Pencarian dan penyelamatan korban
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pemantauan kondisi WNI

Editorial Team

Related Article