Jakarta, IDN Times - Sebanyak 55 warga negara Malaysia belum dapat dihubungi dan dinyatakan hilang hampir tiga pekan pascabencana banjir serta tanah longsor di Nepal dan China sejak Rabu (26/8/2026). Kementerian Luar Negeri Malaysia terus melanjutkan penelusuran status puluhan warganya tersebut melalui koordinasi diplomatik dengan otoritas setempat.
Keluarga dari para korban hingga kini memilih tidak menggelar upacara kematian demi menanti adanya keajaiban atas keselamatan kerabat mereka. Pihak keluarga masih membutuhkan kepastian informasi resmi mengenai kondisi serta keberadaan orang-orang terdekat mereka yang terdampak musibah tersebut.
