Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut Iran sebagai negara munafik. Sebab, menurut Trump, Iran telah meminta AS untuk melanjutkan negosiasi damai. Namun, di sisi lain, negara mayoritas Islam Syiah itu malah membantah mereka akan melanjutkan negosiasi dengan Negeri Paman Sam. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan, Iran saat ini tidak bernegosiasi dengan AS, tetapi dengan Oman. Ia menjelaskan, Teheran dan Muscat kini sedang bernegosiasi soal Selat Hormuz.
“Kepemimpinan Iran sungguh munafik! Mereka meminta pertemuan, sebagian orang akan mengatakan memohon. Pembicaraan dimulai, dengan lebih banyak pertemuan dijadwalkan dalam waktu dekat, dan mereka mengatakan, secara terbuka dan bangga, bahwa mereka tidak mengadakan diskusi apa pun, bahwa tidak ada yang dibicarakan, dan mereka hanya berurusan dengan Oman,” tulis Trump di Truth Social pada Senin (3/8/2026), seperti dikutip Times of Israel.
