Jakarta, IDN Times - Lembaga kesehatan masyarakat Belgia, Sciensano, mencatat lonjakan angka kematian akibat cuaca panas ekstrem sepanjang musim panas. Sebanyak 2.935 warga dilaporkan meninggal dunia, melonjak jauh di atas rerata statistik kematian normal.
Fenomena iklim ekstrem ini menempatkan Belgia di posisi teratas kasus fatalitas terkait faktor lingkungan di Eropa Barat. Kondisi krusial tersebut memantik perhatian global terkait kesiapan sistem kesehatan dalam menghadapi krisis pemanasan global.
