Sekjen PKS Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Puji Ketegaran Warga

- Muhammad Kholid mengunjungi Poka, Kabupaten Manggarai, untuk melihat kondisi warga dan menyalurkan bantuan korban gempa.
- Warga yang berada di pengungsian tetap menunjukkan ketegaran, keramahan, dan keceriaan meski masih menghadapi trauma gempa.
- PKS menyatakan hadir pada masa tanggap darurat, sementara Kementerian Kesehatan membuka donasi rehabilitasi fasilitas kesehatan di NTT.
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, mengunjungi daerah Poka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi terkini warga sekaligus menyalurkan bantuan bagi korban gempa.
Kholid mengatakan, sejak tiba di kawasan Poka, dirinya melihat langsung ketegaran warga yang masih menghadapi dampak gempa. Meski berada dalam kondisi pengungsian dan masih menyimpan trauma, warga tetap menyambut kedatangan rombongan dengan penuh suka cita.
"Sejak tadi malam kami tiba di Gereja Paroki Fransiskus Xaverius Poka. Di situ berdiri tenda-tenda pengungsian. Kami malah disambut penuh suka cita. Walau masih ada rasa sedih, ketika ada yang datang mereka menyambut dengan gembira. Itulah kehebatan warga NTT," ujar Kholid dalam keterangannya, di Jakarta.
1. Puji ketegaran warga NTT yang jadi korban gempa

Gedung Rusak Gempa NTT (IDN Times) Menurut dia, ketegaran warga tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi situasi pascabencana. Di tengah trauma yang masih dirasakan, warga tetap menunjukkan keramahan dan keceriaan kepada para tamu yang datang.
"Mereka tetap tegar di tengah trauma. Selalu ceria di hadapan kami," kata dia.
2. Bantuan diharapkan ringankan warga

Tim SAR gabungan evakuasi korban gempa NTT (Dok. Tim SAR) Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen PKS untuk hadir bersama masyarakat NTT dalam masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
3. Menkes galang donasi untuk gempa NTT

Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau rumah sakit darurat di NTT. (Uni Lubis/IDN Times) Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 melanda wilayah NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada kedalaman 15 kilometer, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, membuka donasi untuk proses rehabilitasi fasilitas kesehatan di NTT setelah wilayah tersebut diguncang gempa berkekuatan pada Sabtu (15/8/2026).
Kementerian Kesehatan telah memasang target untuk merehabilitasi dampak kerusakan yang menimpa sejumlah rumah sakit, baik yang rusak ringan, sedang, dan berat. Hal itu disampaikan Menkes Budi dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
"Nah, kita buka donasi, bapak ibu karena kadang-kadang ini lebih cepat. Jadi sesudah kita dapat list alat-alatnya yang tadi rusak, maka kita buka siapa yang mau bantu sehingga dengan demikian mempercepat juga, layanan kesehatannya bisa kembali ke sebelumnya, ya," kata Menkes dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta.




















