Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta Al-Fatah Busan, Masjid Tertua Kedua di Korea Selatan

3 min read
Fakta Al-Fatah Busan, Masjid Tertua Kedua di Korea Selatan
Pemandangan bagian dalam kubah Masjid Al-Fatah Busan. (commons.wikimedia.org/Daud Kim)

Masjid Busan Al-Fatah dibangun sebagai masjid kedua di Korea Selatan. Terletak di kawasan Namsan, Distrik Geumjeong, Busan, masjid ini segera menjadi tempat yang penting bagi umat Muslim di kota tersebut. Kubah putihnya juga membuatnya mudah dikenali sebagai masjid dari kejauhan. Sejak dibuka, masjid ini terus menjadi tempat ibadah dan kedamaian bagi umat Muslim, baik warga lokal maupun asing.

Masjid Al-Fatah berdiri di antara sebuah kuil Buddha yang besar dan sebuah gereja Kristen. Keberadaannya di antara tempat-tempat ibadah tersebut mencerminkan keragaman keyakinan di Korea Selatan. Hal ini penting mengingat hanya kurang dari 10 persen penduduk Korea Selatan yang beragama Islam. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Al-Fatah berikut ini, guys!

  1. 1. Dibuka pada tahun 1980

    Inskripsi di dinding bagian dalam Masjid Al-Fatah di Busan, memperlihatkan hiasan tulisan Arab yang dekoratif.
    Pemandangan inskripsi di dalam Masjid Al-Fatah Busan. (commons.wikimedia.org/HappyMidnight)

    Masjid Al-Fatah dibuka pada tahun 1980 dengan bantuan dari Libya yang kala itu dipimpin oleh Muammar Gaddafi, ujar Scientia. Sejak saat itu, masjid ini telah menyambut baik pengunjung maupun umat Muslim setempat. Saat bertemu di sana, mereka saling menyapa dengan ucapan "Assalamualaikum". Siapa pun disambut dengan hangat, tanpa memandang asal-usul maupun penampilan mereka.

    Masjid Al-Fatah menyambut umat Muslim dari berbagai kalangan, termasuk pekerja, pelajar, keluarga campuran, dan Muslim Korea. Mendukung komunitas Muslim dengan menyediakan makanan gratis setiap hari Jumat serta hidangan berbuka puasa selama bulan Ramadan. Selain itu, masjid menyediakan perlengkapan salat gratis bagi mereka yang membutuhkannya. Pada perayaan Idul Fitri dan Idul Adha, masjid ini menyelenggarakan salat berjemaah serta menyalurkan zakat dan infak kepada umat Muslim yang membutuhkan.

  2. 2. Arsitektur Masjid Al-Fatah

    Interior aula salat Masjid Al-Fatah Busan, dengan mihrab dan mimbar berada di bagian depan ruang ibadah.
    Pemandangan aula salat di dalam Masjid Al-Fatah Busan yang menampilkan mihrab dan mimbar. (commons.wikimedia.org/Daud Kim)

    Di lantai satu, pengunjung bisa mendapatkan panduan singkat mengenai Islam. Staf juga dapat menjawab pertanyaan serta menjelaskan tentang Islam dengan cara yang sederhana. Hal ini membantu orang-orang mengenal Islam, yang belum banyak diketahui di Korea. Saat tidak sedang berlangsung ibadah salat, pengunjung dapat memasuki aula salat utama di lantai dua dan tiga, kata Korea Foundation.

    Aula salat masjid memiliki kubah besar dengan desain yang indah serta karpet berwarna biru cerah. Untuk mewujudkan tampilan tersebut, para pekerja ahli menggunakan metode lama dalam proses pembangunan dan dekorasinya; misalnya, mereka menggunakan bubuk emas dan cat yang terbuat dari sayap serangga. Selain keindahannya, kubah ini juga membantu menyebarkan suara saat salat ke seluruh ruangan dengan jelas.

  3. 3. Ramah akan makanan halal

    Pemandangan tangga di area luar Masjid Al-Fatah di Busan yang menjadi akses menuju bangunan Masjid Al-Fatah.
    Pemandangan tangga di luar Masjid Al-Fatah Busan. (commons.wikimedia.org/Daud Kim)

    Masjid Al-Fatah membantu umat Muslim mendapatkan makanan halal dari tokonya sendiri. Toko itu menjual daging sapi, daging domba, dan berbagai makanan halal lainnya yang dipasok oleh Federasi Muslim Korea (KMF). Selain menyediakan makanan halal, KMF juga memberikan edukasi tentang Islam, membantu mualaf, serta mendukung pelaksanaan ibadah haji. Dengan demikian, KMF turut membantu memenuhi kebutuhan umat Muslim yang tinggal di Korea Selatan.

    Di sekitar masjid juga terdapat dua restoran halal. Casablanca terletak di depan dan menyajikan hidangan Maroko, termasuk kari daging domba dan sapi yang lezat. Adapun di belakang masjid terdapat Cappadocia, sebuah restoran Turki yang menawarkan beragam hidangan manis khas Turki. Kedua restoran ini memberikan lebih banyak pilihan makanan halal bagi pengunjung di dekat masjid.

    Masjid Al-Fatah Busan merupakan bagian penting dari sejarah umat Islam di Korea Selatan. Sejarahnya yang panjang serta desain yang istimewa menjadikannya masjid yang terkenal di Busan. Hingga saat ini, masjid ini masih menjadi tempat bagi umat Islam untuk beribadah dan saling bertemu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More